Chatib: Idealnya Pemerintah Baru Ajukan APBNP 2015

Selasa, 12 Agustus 2014 - 14:25 WIB
Chatib: Idealnya Pemerintah...
Chatib: Idealnya Pemerintah Baru Ajukan APBNP 2015
A A A
Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, pemerintahan baru sedianya dapat mengajukan usulan kebijakan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015.

"Sebetulnya mekanismenya selalu di perubahan (pengajuan kebijakan). Bukan tidak dimungkinkan (di RAPBN 2015), kalau tidak diajukan kan ada di nota keuangan, kalau nota keuangannya berbeda kan mengajukan nota keuangan baru. Jadi paling realistis di perubahan," ujar dia di Kantor Kemenkeu Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Dia menyebutkan, saat era peralihan kepemimpinan dari Megawati kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mekanisme seperti itu pun juga dilakukan. Menurutnya, pemerintah baru biasanya mengajukan pada awal Januari.

"Itu selalu dibuat di perubahan (APBNP). Dulu 2004 ketika jamannya Bu Megawati ke Pak SBY itu dibuat di perubahan APBNP, per tanggal 1 Januari pun boleh, cuma masih libur yah. Tanggal 2 lah ya," ucap Chatib.

Sementara terkait RAPBN 2015 yang dibuat pemerintah sekarang, Chatib menegaskan bahwa itu hanya berisi baseline operasional. Dan tidak ada satupun kebijakan baru yang diajukan.

Menurutnya, setelah keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas pengajuan gugatan hasil rekapitulasi suara dikeluarkan pada tanggal 21 Agustus 2014 mendatang, Presiden SBY akan mengundang Presiden terpilih untuk mendiskusikan apa saja yang dapat dilakukan.

"Tentu Presiden terpilih akan diundang oleh SBY untuk bicara apa yang bisa dilakukan. Agustus, September, Oktober akan banyak hal yang bisa dilakukan, kita persiapkan," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved