Pertamina-PLN Akhirnya Berdamai Soal Harga Solar

Rabu, 13 Agustus 2014 - 12:35 WIB
Pertamina-PLN Akhirnya...
Pertamina-PLN Akhirnya Berdamai Soal Harga Solar
A A A
JAKARTA - Dua perusahaan berpelat merah, yakni PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) akhir-akhir ini meributkan soal harga solar bersubsidi.

Pertamina menilai harga solar bersubsidi yang dipasok untuk PLN sudah tidak sesuai dengan harga keekonomian. Sebab itu, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempertemukan kedua BUMN ini untuk melakukan kesepakatan.

Direktur Jenderal Anggaran (DJA) Kemenkeu Askolani menuturkan, Pertamina dan PLN akhirnya sepakat untuk menjalankan sesuai ketentuan. Dia menegaskan, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap dilaksanakan dan tidak akan ada pemadaman.

"Pertamina sama PLN sepakat untuk menjalankan sesuai ketentuan (solar), kemudian pasokan BBM tetap dilaksanakan dan tidak ada pemadaman," ujarnya di Kantor Kemenkeu Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Dia menuturkan, kesepakatan yang dilakukan keduanya hari ini tidak membicarakan soal skema harga baru pasokan solar Pertamina ke PLN.

"Oh enggak, itu belum (skema harga). Pokoknya itu biar business to business saja. Tapi nanti bisa sesuai ketentuan," imbuh dia.

Menurutnya, setelah kesepakatan ini akan ada audit yang dilakukan untuk memperkuat kesepakatan tersebut. Hal ini akan menjadi basis perbaikan untuk ke depannya.

"Mereka melaksanakan bisnis sesuai tanggung jawab masing-masing untuk suplai BBM, untuk pasokan listrik," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menuturkan bahwa pihaknya dan PLN sudah mencapai kesepakatan baru.

"Intinya sudah disepakati dan Pertamina akan memulihkan pasokan solar ke PLN, kalau sudah sepakat sudah ada pengertian tidak ada permasalahan hukum. Jadinya, karena sudah dibahas semuanya," ujar Hanung.

Mengenai skema harga, dia enggan menyebutkannya. Dia hanya menegaskan bahwa telah terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak.

"Yang penting sudah terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak dan pasokan sudah dipulihkan, bagi masyarakat listrik tidak ada gangguan," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Pengamat Minta Rencana...
Pengamat Minta Rencana IPO PT ASDP Persero Dibatalkan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Setoran Pertamina Cetak...
Setoran Pertamina Cetak Rekor, Legislator: Ke Depan Maksimalkan Potensi Hulu
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved