PTPN X Jadikan Pabrik Gula Lebih Efisien

Kamis, 14 Agustus 2014 - 18:24 WIB
PTPN X Jadikan Pabrik...
PTPN X Jadikan Pabrik Gula Lebih Efisien
A A A
SURABAYA - Industri gula nasional terus melakukan efisiensi pabrik. Salah satunya dilakukan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X (Persero) dengan mengoptimalkan manajemen ampas tebu.

Direktur Utama PTPN X, Subiyono mengemukakan, ampas tebu adalah bahan bakar hasil produk samping dalam proses pengolahan tebu menjadi gula. Satu ton tebu bisa menghasilkan sekitar 300 kilogram ampas yang bisa digunakan untuk bahan bakar pabrik.

"Ampas tebu itu bahan bakar alami. Jadi, kalau PG bisa menghasilkan ampas, berarti PG itu efisien. Ampasnya bisa digunakan untuk menggerakkan mesin tanpa harus menggunakan bahan bakar fosil," kata Subiyono, yang juga Ketua Umum Ikatan Ahli Gula Indonesia (Ikagi) dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews, Kamis (14/8/2014).

Dia mengatakan, dulu Belanda sudah mendesain semua PG bisa mandiri dengan ampas tebu sebagai bahan bakar. Namun, di dalam perjalanannya banyak PG di Indonesia justru menggunakan bahan bakar fosil yang sangat mahal, sehingga menimbulkan inefisiensi.

Karena itu, sejak empat tahun terakhir, PTPN X mengoptimalkan ampas sehingga penggunaan bahan bakar fosil semakin menurun. Konsumsi bahan bakar fosil (BBM) PTPN X pada 2007 masih di angka Rp130 miliar, kemudian dengan mengoptimalkan ampas tebu bisa dikurangi secara terus-menerus hingga menjadi Rp1,5 miliar pada 2013.

"Kami ingin zero BBM. Insya Allah tahun ini atau setidaknya tahun depan. Kami jadikan ampas tebu sebagai indikator. Jika PG tidak bisa hasilkan ampas tebu, berarti PG tersebut tidak berkinerja baik. PG yang bisa menghasilkan ampas tebu berarti kinerja mesinnya baik. PG yang bisa menghasilkan ampas tebu juga menunjukkan budidaya lahan yang baik," jelas Subiyono.

Dia mencontohkan kinerja PG Kremboong yang mempunyai manajemen ampas yang baik. PTPN X telah menginvestasikan dana sekitar Rp170 miliar untuk PG Kremboong dalam beberapa tahun terakhir, antara lain untuk penggantian gilingan dari manual menjadi otomatis, penambahan turbin listrik, mesin putaran, mesin press ball, dan conveyor radial. Atas langkah revitalisasi, saat ini kapasitas giling PG Kremboong mencapai 2.700 ton tebu per hari dan menghasilkan 2,8 ton ampas per jam.

Setelah pada 2013 menghasilkan 5.103 ton, tahun ini PG Kremboong menargetkan bisa mendapatkan kelebihan ampas sekitar 8.480 ton yang akan dijual ke pihak lain, sehingga bisa mendapatkan keuntungan ekonomis.

"PG Kremboong dulu sempat mau ditutup, tapi kita kerja keras. Sekarang sudah sehat, dan bahkan menjadi model yang baik (role model) pengelolaan PG berkapasitas giling antara 2.000-3.000 ton tebu per hari. Dan, PG dengan kapasitas tersebut sangat banyak di Indonesia," tandas Subiyono.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-hati, Tuntut Impor...
Hati-hati, Tuntut Impor Raw Sugar Berdalih Kepentingan Petani dan UKM
Dugaan Beking di Balik...
Dugaan Beking di Balik Penimbuhan Ribuan Ton Gula Harus Diusut
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Produksi Masih Kurang,...
Produksi Masih Kurang, Belum Saatnya Naikkan Kualitas Gula
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
20 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved