Subsidi BBM Naik, Belanja Negara di RAPBN 2015 Membengkak

Sabtu, 16 Agustus 2014 - 15:02 WIB
Subsidi BBM Naik, Belanja...
Subsidi BBM Naik, Belanja Negara di RAPBN 2015 Membengkak
A A A
JAKARTA - Tingginya beban belanja subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini ditaksir sudah mencapai Rp350 triliun, menyebabkan belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 membengkak.

Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, belanja negara dalam RAPBN 2015 naik menjadi Rp2.019,9 triliun sebagai akibat dari tingginya belanja subsidi BBM.

"Subsidi BBM meningkat karena adanya carry over sebesar Rp44,6 triliun. Jadi, meskipun subsidi listrik turun, implikasinya besar di subsidi BBM," ujarnya di Gedung Ditjen Pajak Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Dia mengatakan, belanja negara dalam RAPBN 2015 lebih tinggi dari pagu belanja negara yang ditetapkan dalam APBNP 2014 sebesar Rp1.876,8 triliun. Dalam RAPBN 2015, subsidi energi diproyeksikan mencapai Rp291,1 triliun atau meningkat dari pagu yang ditetapkan di APBNP 2014 sebesar Rp246,5 triliun.

"Sedangkan untuk subsidi listrik turun dari Rp103,8 triliun menjadi Rp72,4 triliun," imbuhnya.

Peningkatan anggaran belanja negara ini, lanjut Chatib, juga terjadi akibat adanya peningkatan anggaran pendidikan dan penambahan dana transfer ke daerah sebesar 20%, dari sebelumnya Rp597 triliun menjadi Rp640 triliun.

"Kalau belanja subsidi naik, maka anggaran pendidikan juga naik. Total APBN juga naik karena transfer daerah naik Rp43 triliun menjadi Rp640 triliun. Itu yang menyebabkan belanja negara mendekati angka Rp200 triliun," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantap, Subsidi BBM...
Mantap, Subsidi BBM dan Listrik Diperpanjang hingga 2021
Subsidi dan Kompensasi...
Subsidi dan Kompensasi Energi Meroket Jadi Rp394,3 Triliun di 2025
Anak Buah Sri Mulyani...
Anak Buah Sri Mulyani Ngaku Belum Bahas Soal Penghapusan Pertalite
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved