BI Perkenalkan Uang NKRI di Kaltim

Minggu, 17 Agustus 2014 - 17:56 WIB
BI Perkenalkan Uang...
BI Perkenalkan Uang NKRI di Kaltim
A A A
SAMARINDA - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan timur (Kaltim) Ameriza Ma’ruf Moesa menyatakan jika peluncuran uang pecahan baru Rp100 ribu dilaksanakan serentak se-Indonesia, termasuk di Kaltim. Bank Indonesia pusat mengirimkan uang baru tersebut sebagai perkenalan.

“Kami di kantor Bank Indonesia Kaltim sudah menyediakan dan sudah dipasok oleh kantor pusat kami sejumlah uang. Diharapkan pengiriman pertama ini cukup sebagai perkenalan,” kata Ameriza kepada wartawan, Minggu (17/8/2014).

Nantinya, tambah Ameriza, ke depan uang terbitan emisi tahun 2014 ini akan menggantikan yang tahun 2004. Secara perlahan, uang pecahan Rp100 ribu lama akan ditarik dari peredaran.

Ameriza pun menjelaskan jika uang lama tak otomatis tidak berlaku lagi. Hanya saja ada mekanisme penarikan dari masyarakat yang dilakukan secara bertahap.

Dia menjelaskan, pada uang baru hanya ada beberapa penyesuaian. Ada tiga hal yang membedakan uang baru dengan uang lama.

“Perbedaan mendasar yang pertama adalah tertulis NKRI, itu ciri khas yang berbeda. Kedua, dari sisi pejabat yang menandatangani, kali ini ada Menteri Keuangan bersama Gubernur Bank Indonesia. Ketiga perbedaan design, hal ini akan memperkuat dari sisi keamanan,” kata Ameriza menjelaskan.

Untuk hari pertama penukaran, Bank Indonesia perwakilan Kaltim menyediakan mobil kas keliling di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.

“Kami sengaja menyediakan mobil kas keliling. Jadi kalau ada warga yang ingin memiliki uang baru hari ini, bisa terlayani. Besok sudah bisa menukarkan di kantor bank-bank umum,” pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
43 menit yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
59 menit yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
1 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
1 jam yang lalu
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
3 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved