Mendag Akan Review Pembatasan Kepemilikan Waralaba

Selasa, 19 Agustus 2014 - 17:47 WIB
Mendag Akan Review Pembatasan...
Mendag Akan Review Pembatasan Kepemilikan Waralaba
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan tengah mengadakan pembahasan ulang pada Peraturan Menteri Perdagangan nomor 07/M-DAG/PER/2/2013 tentang Pengembangan Kemitraan dalam Waralaba untuk Jenis Usaha Jasa Mamin.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, salah satu pasal yang di-review ulang yaitu pasal 5 yang mengatur soal pembatasan kepemilikian outlet atau gerai maksimal sebanyak 250 gerai.

"Itu kan masih dalam proses review. Kita lihat nanti apakah perlu dibatasi atau tidak," ujarnya usai menghadiri acara Progres Review Permendag Nomor 70 Tahun 2013 di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Selasa (19/8/2014).

Menurut dia, dalam pemaksaan untuk kepemilikan paten waralaba agar mau menjual waralabanya kepada orang lain yang juga mau berbisnis dapat dilakukan dengan pemberian insentif.

"Idealnya itu, kalau master waralaba ini perlu mendapatkan insentif, supaya mereka mau jualan waralabanya. Jadi saya maunya interprenership bapak-ibu itu ada. Waralaba ini kan belum dapat insentif, seharusnya kan bisa memberikan nilai tambah ke pengusaha kita," katanya.

Dia memberikan contoh, di Amerika Serikat, 70% pemilik gerai McDonald merupakan perorangan. Sedangkan di banyak negara termasuk di Indonesia, gerai makanan siap saji ini masih dimiliki oleh master frienchise McDonald.

"Di banyak negara malah terbalik, itu yang mau saya atur. Saya lebih baik aturannya diperbaiki," katanya.

Selain masalah pembatasan ini, Lutfi juga menyatakan akan memperbaiki definisi dari waralaba itu sendiri. Sehingga aturan kedepannya menjadi lebih jelas.

"Pembatasan itu saya mau defind dulu apa itu waralaba. Waralabanya mesti jelas dulu, setelah itu yang pasti saya tidak bisa bertentangan dengan faedah-faedah hukum, contohnya yang berlaku surut itu enggak boleh," tandas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pameran Waralaba FLEI...
Pameran Waralaba FLEI 2024 Bakal Digelar di Jakarta, Catat Tanggalnya
Indonesia Franchise...
Indonesia Franchise Week Dorong Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia
Optimistis Sambut Tahun...
Optimistis Sambut Tahun Baru, 87 Persen Pengusaha Waralaba Siap Ekspansi di 2022
Sangat Prospek, di Tengah...
Sangat Prospek, di Tengah Krisis, Waralaba Alfamart Tetap Bertumbuh
10 Franchise dengan...
10 Franchise dengan Film Terbanyak, Ada yang Sampai Ratusan
Permintaan Tinggi, Franchise...
Permintaan Tinggi, Franchise & License Expo Indonesia Hadir 2 Kali Tahun Ini
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved