Chatib: Pelemahan Rupiah Bukan karena Putusan MK

Kamis, 21 Agustus 2014 - 16:19 WIB
Chatib: Pelemahan Rupiah...
Chatib: Pelemahan Rupiah Bukan karena Putusan MK
A A A
JAKARTA - Putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini menuai sengketa, disinyalir berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terkoreksi di level Rp11.717 per USD.

Namun, Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri menampik keadaan pelemahan rupiah tersebut karena menunggu hasil sidang MK.

"Tidak begitu, mudah-mudahan sih enggak. Mudah-mudahan pengaruhnya bukan itu. Karena saya lihat marketnya stabil di angka Rp 11.600 per USD, tapi kadang melemah jadi Rp11.700 per USD, lalu balik lagi ke Rp11.600 per USD," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Dia mengakui, kondisi kurs rupiah saat ini masih tergolong stabil meskipun volatilitas masih terjadi. Hal tersebut, tak terlepas dari penyempitan defisit transaksi berjalan yang mencapai USD9,1 miliar.

"Jadi, jika dilihat lewat kacamata saya, sebetulnya sudah di price in oleh pelaku pasar. Saya harap mestinya enggak ada apa-apa," katanya.

Data valuta asing Bloomberg hari ini menunjukkan nilai tukar rupiah dibuka melemah di level Rp11.725 per USD. Rupiah juga sempat menyentuh level Rp11.731 per USD di awal sesi perdagangan.

Sementara, kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menunjukkan nilai tukar rupiah mengalami koreksi sebanyak 10 poin ke level Rp11.717 per USD.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved