Harga Minyak Turun Dipicu Gejolak Timur Tengah

Senin, 25 Agustus 2014 - 09:58 WIB
Harga Minyak Turun Dipicu...
Harga Minyak Turun Dipicu Gejolak Timur Tengah
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah brent turun untuk hari kedua di tengah spekulasi bahwa gejolak di Timur Tengah (Timteng) akan mempengaruhi suplai minyak mentah. Minyak West Texas Intermediate (WTI) juga turun di New York.

Kontrak berjangka (futures) turun sebanyak 0,5% di London. National Oil Corp menyatakan, produksi minyak di Libya meningkat menjadi 656.000 barel per hari, kemarin karena kelompok militan Islam menguasai bandara internasional Tripoli.

Sementara konflik di Irak, yang merupakan produsen terbesar kedua di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), belum meluas ke selatan, lumbung minyak negara itu. Berdasarkan survei Bloomberg, ladang minyak ini memompa 3 juta barel per hari pada bulan lalu.

"Wilayah ini dalam kekacauan, tetapi produksi minyak terus meningkat. Harga minyak brent sudah cukup lemah, tapi permintaan global masih lesu," kata Kepala Konsultan di Manaar Energy Consulting and Project Management Robin Mills seperti dilansir Bloomberg, Senin (25/8/2014).

Adapun minyak brent di ICE Futures Europe Exchange, London untuk pengiriman Oktober turun sebanyak 46 sen menjadi USD101,83 per barel pada pukul 09.39 pagi waktu Sydney. Kontrak turun 34 sen dibanding pada 22 Agustus di harga USD102,29. Harga telah turun 1,2% pekan lalu dan 8,1% lebih rendah sepanjang tahun ini.

Sementara minyak WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Oktober turun sebanyak 27 sen, atau 0,3% menjadi USD93,38 per barel. Premi minyak mentah patokan AS ini terhadap brent seebsar USD8,67.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved