BI Sosialisasikan Mata Uang NKRI di Perbatasan

Senin, 25 Agustus 2014 - 18:41 WIB
BI Sosialisasikan Mata...
BI Sosialisasikan Mata Uang NKRI di Perbatasan
A A A
ATAMBUA - Setelah resmi diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2014 pekan lalu, kini mata uang baru dengan nama NKRI mulai diperkenalkan oleh Bank Indonesia kepada masyarakat di daerah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Mata uang baru pecahan Rp100 ribu itu diperkenalkan dalam acara sosialisasi kepada warga desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa tenggara Timur sabtu lalu.

Pengenalan mata uang baru Negara kesatuan Repoblik Indonesia itupun dihadiri oleh Perwakilan dari Pemerintah Timor Leste yakni Bupati Distrik Bobonaro Dan Kepala PNTL Kepolisian Timor Leste.

Kepala Perwakilan BI wilayah NTT, Naek Tigor Sinaga menjelaskan, perbedaan mata uang baru NKRI yakni frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada bagian depan dan bagian belakang uang sedangkan sebelumnya tertulis Bank Indonesia.

"Ada juga perbedaan pada uang NKRI yang lain seperti pada burung garuda berwarna merah terdapat penambahan blok warna kuning, sedangkan nomor seri uang di belakang atas juga berubah dari merah menjadi hitam," ujarnya, Senin (25/8/2014).

Sedangkan penandatanganan yang tertera pada lembaran uang, sebelumnya adalah Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia namun pada mata uang rupiah pecahan Rp100 ribu yang baru menjadi Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan.

Pihak BI berharap sosialisasi ini membuat masyarakat mengenali mata uang rupiah yang baru pada pecahan Rp100 ribu, pihaknya juga berharap masyarakat mulai mengenali ciri-ciri uang NKRI yang baru, sehingga bisa mencegah peredaran uang palsu di perbatasan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved