Solusi Mantan Menteri Perumahan Terkait Backlog

Kamis, 28 Agustus 2014 - 17:39 WIB
Solusi Mantan Menteri...
Solusi Mantan Menteri Perumahan Terkait Backlog
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia ke depan perlu menangani masalah di sektor perumahan secara serius, mengingat kebutuhan papan untuk masyarakat atau backlog semakin meningkat setiap tahun.

Menteri Negara Perumahan Rakyat periode 1988-1993 di era Kabinet Pembangunan, Siswono Yudo Husodo mengatakan, pemerintah diharapkan dapat mendorong industrialisasi perumahan agar ketersediaan rumah untuk masyarakat terpenuhi dengan baik.

"Masalah perumahan di Indonesia harus ditangani secara serius oleh pemerintah ke depan. Sebab hingga saat ini kebutuhan papan terus meningkat, sedangkan pasokannya belum optimal," kata dia dalam rilisnya Kamis (28/8/2014).

Dia menjelaskan, sejak Indonesia merdeka pada 1945 hingga kini pemerintah selalu menghadapi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, khususnya sektor perumahan.

Ketidakmampuan pemerintah menyediakan rumah layak huni dengan harga terjangkau menyebabkan pasokan rumah tidak mampu mengejar jumlah kebutuhan rumah masyarakat.

"Pemerintah perlu mengelompokkan penanganan masalah perumahan menjadi dua, yakni perumahan di desa dan perkotaan. Pemerintah perlu memberikan penyuluhan tentang rumah sehat bagi masyarakat di desa dan membangun hunian vertikal untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan," terang Suswono.

Adanya industrialisasi di sektor perumahan, lanjut dia, akan membuat pemerintah lebih mudah untuk membangun rumah baik tapak maupun vertikal dengan waktu yang relatif cepat, seragam dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.

"Pemerintah perlu mendorong terwujudnya industrialisasi di sektor perumahan agar seperti ubin dan modul bangunan yang lain. Sehingga dapat mengurangi terbuangnya bahan bangunan saat proses pembangunan rumah berlangsung," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
31 menit yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
46 menit yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
1 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
11 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
12 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
14 jam yang lalu
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved