Kriteria Menpera Ideal versi Apersi

Jum'at, 29 Agustus 2014 - 16:55 WIB
Kriteria Menpera Ideal...
Kriteria Menpera Ideal versi Apersi
A A A
BANDUNG - Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Seluruh Indonesia (Apersi) mengusulkan beberapa nama untuk masuk bursa calon menteri perumahan rakyat (Menpera) di masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla periode 2014-2019.

Calon-calon tersebut bukan merupakan orang baru di dunia perumahan. Pasalnya, menpera ke depan harus memiliki sense of crisis perumahan yang tinggi.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Apersi Ferry Sandhyana menilai, kondisi perumahan rakyat saat ini sudah darurat. Indikasinya, backlog rumah (defisit rumah dibanding dengan jumlah keluarga) sudah lebih dari 15 juta.

"Permasalahan perumahan kami nilai cukup serius, sehingga menpera yang baru harus punya kemampuan mumpuni untuk mencari dan memilihkan alternatif solusi penyelesaian," ujarnya di sela-sela acara Diskusi Heri Perumahan Nasional 2014 bertema Menyoal Sosok Menpera Ideal Menghadapi Darurat Perumahan Rakyat di Hotel Gino Ferruci, Bandung, Kamis (28/8/2014).

Ada empat nama yang muncul dari diskusi dan aspirasi para anggota Apersi, satu di antaranya Wali Kota Bandung saat ini M Ridwan Kamil. Dia masuk bursa calon karena melihat rekam jejaknya sehingga dianggap memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menduduki kursi menpera.

"Tiga nama lainnya yang juga memiliki visi dan misi untuk mengembangkan perumahan rakyat yakni Zulfi Syarif Koto, Enggar Triasto Lukita dan Johansyah Siregar," katanya.

Perlu diketahui, tiga nama tersebut bukan muka baru di dunia perumahan. Zulfi pernah menjabat Deputi Perumahan Formal Kemenpera dan saat menjadi ketua HUD institute. Enggartiasto juga demikian, dia merupakan tokoh pengembang yang juga anggota DPR beberapa periode.

"Beliau (Enggartiasto) dikenal kritis dalam menyikapi kebijakan-kebijakan perumahan. Sedangkan Jeihansyah adalah pakar perumahan dari ITB yang konsep-konsepnya tentang perumahan rakyat banyak dijadikan acuan oleh berbagai pihak," katanya.

Empat sosok itu, kata dia, merupakan orang-orang yang profesional karena mengetahui serta memahami bidang perumahan rakyat.

"Roadmap keempatnya bagus dalam pembangunan perumahan yang jelas serta piawai melakukan lobi-lobi politik," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Basuki Minta...
Menteri Basuki Minta Jangan Tutupi Hak Konsumen Saat Beli Rumah
PNS Pensiun dan Ahli...
PNS Pensiun dan Ahli Waris Siap-siap! BP Tapera Akan Kembalikan Dana Taperum
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Bantuan Subsidi Perumahan 380.376 Unit di 2021
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan SPAM Djuanda, Kementerian PUPR Beri Waktu 2 Minggu Prakualifikasi Lelang
PUPR Bangun Fasilitas...
PUPR Bangun Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Pasca Bencana Gempa Sulteng
Ini Perkembangan Tol...
Ini Perkembangan Tol Semarang-Demak untuk Dukung Kawasan Industri dan Wisata Religi
Berita Terkini
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
16 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
18 menit yang lalu
Purbaya Kembali Tepis...
Purbaya Kembali Tepis Rumor Reshuffle dan Resign: Saya Sukanya Maju, Bukan Mundur
21 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
22 menit yang lalu
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved