KRAS Targetkan Produksi Baja Tumbuh 127%

Senin, 01 September 2014 - 15:08 WIB
KRAS Targetkan Produksi...
KRAS Targetkan Produksi Baja Tumbuh 127%
A A A
JAKARTA - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menargetkan kapasitas produksi meningkat sebesar 127%, dari 3,15 juta ton pada 2013 menjadi 7,15 juta ton pada 2018 dan peningkatan pendapatan non core (di luar bisnis baja), sebesar 87% dari USD333 juta menjadi USD624 juta.

Direktur Utama KRAS Irvan K Hakim mengatakan, dengan adanya peningkatan kapasitas ini diharapkan akan mampu mengurangi volume impor baja nasional.

Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi ini dilakukan guna memenuhi pasar baja domestik yang terus tumbuh serta mempertahankan posisi Krakatau Steel sebagai pemasok baja dominan.

Di samping itu, KRAS juga akan membangun hot strip mill (HSM) II, yakni lini baru untuk memproduksi baja lembaran canai panas berkapasitas 1,5 juta ton/tahun.

Serta yang telah selesai adalah pendirian pabrik baja terpadu PT Krakatau Posco (perusahaan patungan antara Perseroan dengan Posco) dengan kapasitas produksi 3 juta ton/tahun, terdiri atas produksi 1,5 juta ton pelat dan 1,5 jutaan ton slab untuk bahan baku perseroan dan pendirian pabrik baja profil & batangan PT Krakatau Osaka Steel (bekerjasama dengan Osaka Steel Corporation) berkapasitas 500 ribu ton/tahun.

Sementara, untuk meningkatkan daya saing biaya, dilakukan melalui pembangunan pabrik Blast Furnace berteknologi batu bara yang diharapkan akan semakin membuat kinerja produksi semakin efisien.

"Sedangkan peningkatan produksi produk-produk bernilai tambah tinggi dilakukan melalui pembangunan pabrik Galvanizing & Annealing Line PT Krakatau Nippon Steel Sumikin," kata dia di Jakarta, Senin (1/9/2014).

Dia mengungkapkan, pabrik hasil kerja sama dengan Nippon Steel Sumitomo Metal Corporation ini akan memproduksi baja galvanizing dan anealing untuk sektor automotif berkapasitas 500 ribu ton per tahun.

Irvan menuturkan, perseroan juga melakukan diversifikasi portofolio guna memperbesar pendapatan dari bisnis non core, melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga gas & uap PT Krakatau Daya Listrik sebesar 120 MW. Ini untuk memenuhi kebutuhan listrik perseroan, menurunkan biaya produksi dan meningkatkan keandalan peralatan.

Dia melanjutkan, melalui PT Krakatau Tirta Industri, kapasitas pasokan air bersih ke kawasan industri akan ditingkatkan dari 37 juta meter kubik (M3) menjadi 56 juta M3/tahun.

"Serta ekspansi kapasitas pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera. Sehingga pelayanan bongkar muat meningkat dari 10 juta ton menjadi 25 juta ton/tahun," jelasnya.

Senior Vice President Head of Corporate Secretary KRAS Iip Arief Budiman menambahkan, saat ini pihaknya tengah menjalankan empat strategi guna mengoptimalkan kinerja perusahaan ke depan.

Langkah-langkah tersebut adalah meningkatkan daya saing biaya, memperbesar kapasitas produksi, meningkatkan produk bernilai tambah tinggi, dan meningkatkan bisnis non-baja.

Menurutnya, strategi yang dijalankan tersebut agar kapasitas produksi perusahaaan meningkat sebesar 127%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas-Krakatau Steel...
Pertagas-Krakatau Steel Sinergi Penggunaan Material Pipa Minyak di Blok Rokan
Produksi Meningkat,...
Produksi Meningkat, Penjualan Baja Krakatau Steel Capai 1 Juta Ton
Dapat Gas Murah, Biaya...
Dapat Gas Murah, Biaya Operasi Krakatau Steel Turun 7%
PT KSP Ingin Kembangkan...
PT KSP Ingin Kembangkan Wisata Olahraga di Kota Cilegon
Krakatau Steel Adakan...
Krakatau Steel Adakan Mudik Gratis ke Tasik, Yogya, dan Surabaya
Digempur Produk Impor,...
Digempur Produk Impor, Baja Nasional Harus Kuasai Pasar Domestik
Berita Terkini
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
5 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
32 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
54 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
1 jam yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved