KADI Selidiki Impor Tepung Gandum

Rabu, 03 September 2014 - 10:33 WIB
KADI Selidiki Impor...
KADI Selidiki Impor Tepung Gandum
A A A
JAKARTA - Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) memulai penyidikan atas barang impor tepung gadum (wheat flour) dengan Nomor pos tarif 1101.00.10 dari India, Sri Lanka, dan Turki.

"Penyidikan dilakukan berdasarkan permohonan yang diajukan Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) yang mewakili industri dalam negeri atas produk tepung gandum kepada KADI," kata Ketua KADI Ernawati seperti dikutip dari situs Kemendag, Rabu (3/9/2014).

Dia menjelaskan, KADI memulai penyidikan Antidumping tersebut berdasarkan permohonan yang diajukan dan sesuai PP No 34/2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan dan Permendag
No 76/M-DAG/PER/12/2012 tentang Tata Cara Penyidikan Dalam Rangka Pengenaan Tindakan Antidumping dan Tindakan Imbalan.

Pada semester I/2013, Indonesia menerapkan pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengaman Sementara (BMTPS) yang menyebabkan penurunan volume impor tepung gandum secara total. Pada periode berakhirnya BMTPS di semester II/2013, terjadi peningkatan volume impor tepung gandum sebesar 51% dibandingkan impor semester I.

Total impor tepung gandum Indonesia pada 2013 sebesar 205.448 ton. Impor tersebut berasal dari negara yang dituduh dumping sebesar 176.405 ton atau 86% dari total impor.

Pangsa impor masing-masing negara yang dituduh terhadap total impor sebesar 29% untuk India, 28% untuk Sri Lanka, dan 29% untuk Turki pada periode 2013.

Berdasarkan analisis KADI terhadap petisi dari Aptindo, terdapat impor tepung gandum yang diduga dumping, kerugian material bagi pemohon, dan hubungan kausal antara kerugian pemohon dan impor produk tepung gandum dumping dari negara yang dituduh.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
8 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
8 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
10 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
10 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
10 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved