Dikenal Agraris, Indonesia Ketagihan Impor Beras

Kamis, 04 September 2014 - 21:48 WIB
Dikenal Agraris, Indonesia...
Dikenal Agraris, Indonesia Ketagihan Impor Beras
A A A
JAKARTA - Sangat ironis, meski dikenal sebagai bangsa agraris (pertanian) dalam kurun waktu 1987-1988, Indonesia ternyata masih menyimpan masalah dengan stok beras dalam negeri. Hal itu terbukti dengan kebiasaan pemerintah mengimpor beras.

"Hanya beberapa tahun lalu ekspor beras. Itu karena ada kepedulian pemerintah untuk mendorong petani kita. Tapi, sekarang kita malah impor. Ini kan sebuah ironi," ujar Dewan Penasihat Pusat Kajian Trisakti (Pusaka Trisakti), Alwi Hamu, di Jakarta, Kamis (4/9/2014).

Menurut Alwi, Indonesia pernah mengalami masa kejayaan sebagai bangsa penghasil beras di dunia. Namun, kelemahan pemerintah dalam mengelola sektor agraria tersebut, menjadikan Indonesia tertinggal jauh dari negara semisal Vietnam. Bahkan, pada 2009, negara berpaham sosialis itu justru menjadi andalan Impor Indonesia dalam rangka memenuhi ketergantungan impor beras.

"Pada 1999, Indonesia membantu 1 juta ton beras kepada Vietnam. Hanya dalam 10 tahun kemudian, kita kok meminta agar supaya Vietnam yang bisa membantu kita dalam penyediaan beras," kata Alwi.

Dia menambahkan, Vietnam yang awalnya negara pengimpor kini menjelma menjadi negara pengekspor beras kelas dunia. "Dari pengimpor menjadi pengekspor itu Vietnam. Teknologi, mekanisasi mereka contek dari beberapa negara,"

Menurut Alwi, dengan tuntutan masyarakat yang cukup besar, pemerintah mendatang mempunyai PR besar mengelola sektor agraris. Meski ingin mengembangkan sektor maritim, tetapi, beras sudah menjadi penopang ekonomi Indonesia.

"Kita rakit pemikiran, kesimpulan yang bisa kita sumbangkan pada pemerintah ke depan. Yakin, Indonesia sebuah negara kaya pangan tidak hanya dari daratan," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Berita Terkini
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
25 menit yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
1 jam yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
1 jam yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
2 jam yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
2 jam yang lalu
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
3 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved