IHSG Diperkirakan Bergerak pada Kisaran 5.185-5.350
Senin, 08 September 2014 - 08:48 WIB
IHSG Diperkirakan Bergerak pada Kisaran 5.185-5.350
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada hari ini diperkirakan akan bergerak pada kisaran support 5.185-5.125-5.064, dan resistance pada kisaran 5.251-5.350.
Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, secara teknikal saham perbankan, automotif dan consumer big cap mulai membangun momentum untuk mendorong IHSG di atas all time high di level 5.251.
"Itu demi menciptakan minor tren atau bull market kenaikan baru," kata dia, Senin (8/9/2014).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk diakumulasi beli pada perdagangan awal pekan ini adalah saham sektor automotif, bank dan konsumer. Saham-saham itu, diantaranya:
1. PT Astra International Tbk (ASII), dengan trading target Rp7.750-Rp8.000
Rekomen akumulasi moderat dalam pola konsolidasi minor di emiten konsumer automotif dengan market cap terbesar di IHSG ini untuk skenario mengetes upper end trading range di Rp7.750 dan Rp8.000.
Entry (1) Rp7.550, entry (2) Rp7.475, cut loss point: Rp7.400
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dengan trading target Rp10.800-Rp11.200
Kami melihat secara teknikal konsolidasi minor di dalam medium uptrend emiten perbankan big cap BUMN in berpotensi untuk breakout dari formasi dan mencapai target measured move di Rp10.800-Rp11.200.
Entry (1) Rp10.450, entry (2) Rp10.375, cut loss point: Rp10.275
3. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan trading target Rp5.750
Secara teknikal emiten perbankan big cap BUMI ini berpotensi terkonsolidasi atau terkoreksi minor pasca kenaikan minor trend yang cukup tajam, rekomen akumulasi untuk kontinuasi medium uptrend.
Entry (1) Rp5.625, entry (2) Rp5.575, cut loss point: Rp5.475
4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dengan trading target Rp7.250-Rp7.400
Emiten holding konsumer milik Salim group ini mulai beranjak naik dari lower end formasi konsolidasi minor dalam perbaikan medium term trend untuk menguji resistance atas di Rp7.200, bila momentum berlanjut diatas resistance tersebut makan akan menciptakan minor uptrend baru ke Rp7.400.
Entry (1) Rp6.950, entry (2) Rp6.850, cut loss point: Rp6.775
Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, secara teknikal saham perbankan, automotif dan consumer big cap mulai membangun momentum untuk mendorong IHSG di atas all time high di level 5.251.
"Itu demi menciptakan minor tren atau bull market kenaikan baru," kata dia, Senin (8/9/2014).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk diakumulasi beli pada perdagangan awal pekan ini adalah saham sektor automotif, bank dan konsumer. Saham-saham itu, diantaranya:
1. PT Astra International Tbk (ASII), dengan trading target Rp7.750-Rp8.000
Rekomen akumulasi moderat dalam pola konsolidasi minor di emiten konsumer automotif dengan market cap terbesar di IHSG ini untuk skenario mengetes upper end trading range di Rp7.750 dan Rp8.000.
Entry (1) Rp7.550, entry (2) Rp7.475, cut loss point: Rp7.400
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dengan trading target Rp10.800-Rp11.200
Kami melihat secara teknikal konsolidasi minor di dalam medium uptrend emiten perbankan big cap BUMN in berpotensi untuk breakout dari formasi dan mencapai target measured move di Rp10.800-Rp11.200.
Entry (1) Rp10.450, entry (2) Rp10.375, cut loss point: Rp10.275
3. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan trading target Rp5.750
Secara teknikal emiten perbankan big cap BUMI ini berpotensi terkonsolidasi atau terkoreksi minor pasca kenaikan minor trend yang cukup tajam, rekomen akumulasi untuk kontinuasi medium uptrend.
Entry (1) Rp5.625, entry (2) Rp5.575, cut loss point: Rp5.475
4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dengan trading target Rp7.250-Rp7.400
Emiten holding konsumer milik Salim group ini mulai beranjak naik dari lower end formasi konsolidasi minor dalam perbaikan medium term trend untuk menguji resistance atas di Rp7.200, bila momentum berlanjut diatas resistance tersebut makan akan menciptakan minor uptrend baru ke Rp7.400.
Entry (1) Rp6.950, entry (2) Rp6.850, cut loss point: Rp6.775
(rna)
Lihat Juga :