Jokowi-JK Diminta Bubarkan SKK Migas

Senin, 08 September 2014 - 13:55 WIB
Jokowi-JK Diminta Bubarkan...
Jokowi-JK Diminta Bubarkan SKK Migas
A A A
JAKARTA - Pengamat Energi Kurtubi meminta pemerintah terpilih Jokowi-JK membubarkan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) lantaran dinilai tidak memiliki entitas lembaga yang kuat dan mengikat sesuai aturan.

"Saya sarankan pemerintah baru untuk membubarkan SKK Migas, karena keberadaannya sekarang tidak ada undang-undang (UU) yang mengikat," kata Kurtubi di Jakarta, Senin (8/9/2014).

Menurut Kurtubi, peran SKK Migas yang berkaitan dengan proyek strategis yakni eksplorasi dan eksploitasi di sektor migas tidak berjalan sesuai yang diharapkan masyarakat. Ia menyebut badan serupa sebelumnya sempat terbentuk dengan nama BP Migas namun Mahkamah Konstitusi (MK) membubarkan lembaga ini lantaran dinilai telah merugikan negara.

Ia memberikan solusi agar pengawasan sektor hulu migas dikembalikan seperti zaman orde baru di mana semuanya diserahkan ke PT Pertamina (Persero). Perusahaan pelat merah ini selain menjalankan eksplorasi dan eksploitasi sektor migas juga turut mengawasi kegiatan hulu migas.

"Ada baiknya dikembalikan ke Pertamina. Saya pikir perusahaan ini memiliki kemampuan yang cukup baik melihat track record-nya," katanya.

Dikatakan Kurtubi, sewaktu Pertamina melakukan pengawasan di sektor hulu migas proses perizinan sangat cepat. Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) hanya perlu mendapatkan izin eksplorasi hanya mencapai tiga bulan

"Bayangkan hanya tiga bulan agar dapat izin ngebor. Sejak ada SKK Migas dirubah total ini semuanya," tuturnya.

Terbentuknya SKK Migas menurut Kurtubi sangat berpotensi menimbulkan peluang korupsi. "Ini terbukti dari Mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini yang terseret kasus suap," tutup Kurtubi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
SKK Migas Dorong Peningkatan...
SKK Migas Dorong Peningkatan Efek Berganda Hulu Migas Bagi Ekonomi Daerah
Investor Hulu Migas...
Investor Hulu Migas Asal Kanada Hengkang dari RI, Ini Alasannya
Reformasi Perizinan...
Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Jadi Fokus SKK Migas di 2026
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Terungkap! Cadangan...
Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved