Pasar Obligasi Diproyeksi Menguat Pekan Ini

Senin, 08 September 2014 - 14:29 WIB
Pasar Obligasi Diproyeksi...
Pasar Obligasi Diproyeksi Menguat Pekan Ini
A A A
JAKARTA - Pasar obligasi pada pekan ini diproyeksi akan menguat dengan minimal perubahan harga obligasi rerata sebanyak 85-120 basis points (bps), namun jika didukung sentimen positif.

Sekretaris Umum Forum Komunikasi Certified Securities Analyst (FK-CSA) Reza Priyambada mengatakan, laju pasar obligasi di pekan ini diharapkan dapat melanjutkan kenaikannya.

Namun dia mengimbau untuk mencermati berbagai sentimen yang ada, terutama berbagai sentimen global terkait dengan rilis data-data ekonominya. Untuk itu, saran dia, tetap memperhatikan rilis data dan berjaga jika terjadi pembalikan arah.

"Kami estimasikan jika kondisinya dapat positif maka diperkirakan laju pasar obligasi dapat bergerak menguat dengan minimal perubahan harga obligasi rerata sebanyak 85-120 bps," kata dia, Senin (8/9/2014).

Tetapi, jika sebaliknya maka harga obligasi akan terkoreksi karena respon negatif pelaku pasar tersebut hingga minimal rerata 75-100 bps.

"Untuk itu, tetap cermati perubahan sentimen yang ada," saran Reza.

Besok (Selasa, 9/9/2014), pemerintah Indonesia akan melakukan lelang penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara berbasis proyek (project based sukuk), yaitu seri PBS005 (reopening) dan PBS006 (reopening).

Selain itu, juga akan dilelang Sukuk Negara dengan seri SPN-S 10032015 (new issuance). Adapun indikasi bagi hasil yang ditawarkan berkisar antara 6,75%-8,75%.

Sementara pasar obligasi pada pekan lalu bergerak positif merespon positif rilis data-data makro Indonesia yang mampu di atas estimasi. Apalagi laju pasar obligasi global juga sempat menguat dengan sentimen optimisme dukungan bank sentral.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Dipercaya Terbitkan...
PNM Dipercaya Terbitkan Orange Bond di Indonesia
Perbandingan Obligasi...
Perbandingan Obligasi Syariah vs Konvensional: Prinsip, Imbal Hasil, dan Risikonya
Entitas BRPT Raih Peringkat...
Entitas BRPT Raih Peringkat Investment Grade untuk Green Bond
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Mengintip Kelebihan...
Mengintip Kelebihan Investasi Obligasi Pemerintah di Tengah Ancaman Resesi
BUMA Lunasi Sisa Obligasi...
BUMA Lunasi Sisa Obligasi 2026 Senilai USD212,25 Juta
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
6 jam yang lalu
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
7 jam yang lalu
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
7 jam yang lalu
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
8 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
8 jam yang lalu
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved