IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.250-5.285
Selasa, 09 September 2014 - 08:53 WIB
IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.250-5.285
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan bergerak pada kisaran support 5.250-5.175, sedangkan resistance pada kisaran 5.285-5.325-5.425.
Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, dorongan positif dari regional membuat IHSG dapat akhirnya break all time high.
"Kami masih melihat apakah daerah resistance lama ini bisa menjadi support baru untuk mendukung kenaikan lebih lanjut," kata dia, Selasa (9/9/2014).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk akumulasi beli, yakni saham sektor telekomunikasi, energi, perkebunan dan tambang. Sejumlah saham itu, diantaranya:
1. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TKLM), dengan trading target Rp2.925
Rekomen akumulasi moderat dalam pola konsolidasi minor di emiten big cap telco BUMN ini yang berpotensi breakout ke target measured move di Rp2.925.
Entry (1) Rp2.825, entry (2) Rp2.795, cut loss point: Rp2.725
2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dengan trading target Rp6.250
Kami melihat secara teknikal konsolidasi minor di dalam medium uptrend emitten distributor gas dan operator pipa BUMN ini berpotensi untuk breakout ke target atas di Rp6.250.
Entry (1) Rp5.975, entry (2) Rp5.875, cut loss point: Rp5.825.
3. PT London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) , dengan trading target Rp2.025
Secara teknikal emiten CPO dengan market cap kedua terbesar di sektornya mulai recover dari downtrend medium term, sehingga rekomen bargain hunting secara moderat untuk kontinuasi swing ke atas.
Entry (1) Rp1.875, entry (2) Rp1.825, cut loss point: Rp1.775
4. PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dengan trading target Rp1.450
Emiten batu bara ekspor ini berpotensi untuk breakout dari pola konsolidasi minor dalam medium uptrend baru untuk naik hingga ke target resistance atas di Rp1.450
Entry (1) Rp1.360, entry (2) Rp1.340, cut loss point: Rp1.320
Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, dorongan positif dari regional membuat IHSG dapat akhirnya break all time high.
"Kami masih melihat apakah daerah resistance lama ini bisa menjadi support baru untuk mendukung kenaikan lebih lanjut," kata dia, Selasa (9/9/2014).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk akumulasi beli, yakni saham sektor telekomunikasi, energi, perkebunan dan tambang. Sejumlah saham itu, diantaranya:
1. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TKLM), dengan trading target Rp2.925
Rekomen akumulasi moderat dalam pola konsolidasi minor di emiten big cap telco BUMN ini yang berpotensi breakout ke target measured move di Rp2.925.
Entry (1) Rp2.825, entry (2) Rp2.795, cut loss point: Rp2.725
2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dengan trading target Rp6.250
Kami melihat secara teknikal konsolidasi minor di dalam medium uptrend emitten distributor gas dan operator pipa BUMN ini berpotensi untuk breakout ke target atas di Rp6.250.
Entry (1) Rp5.975, entry (2) Rp5.875, cut loss point: Rp5.825.
3. PT London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) , dengan trading target Rp2.025
Secara teknikal emiten CPO dengan market cap kedua terbesar di sektornya mulai recover dari downtrend medium term, sehingga rekomen bargain hunting secara moderat untuk kontinuasi swing ke atas.
Entry (1) Rp1.875, entry (2) Rp1.825, cut loss point: Rp1.775
4. PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dengan trading target Rp1.450
Emiten batu bara ekspor ini berpotensi untuk breakout dari pola konsolidasi minor dalam medium uptrend baru untuk naik hingga ke target resistance atas di Rp1.450
Entry (1) Rp1.360, entry (2) Rp1.340, cut loss point: Rp1.320
(rna)
Lihat Juga :