IHSG Diprediksi Variatif Cenderung Menguat Terbatas

Rabu, 10 September 2014 - 08:08 WIB
IHSG Diprediksi Variatif...
IHSG Diprediksi Variatif Cenderung Menguat Terbatas
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat terbatas.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak melemah dan menutup gap sebelumnya di 5.224. Indeks masih fase konsolidasi dan bergerak tertahan di area resistance 5.226/ 5.300.

"Hari ini, Indeks akan bergerak mixed to up dengan kenaikan terbatas," kata dia, Rabu (10/9/2014).

Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.179 dan resistance 5.233. Sementara sentimen negatif datang dari bursa Amerika Serikat (AS)

Pasar saham AS ditutup melemah, seiring tingkat imbal hasil obligasi yang mencapai titik tertinggi bulanannya. Pelemahan dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,57% dan indeks S&P500 sebesar 0,65%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap The Fed yang akan menaikkan tingkat suku bunga acuan lebih cepat dibandingkan prediksi semula. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,35%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak menguat. Harga minyak mentah WTI naik 0,26% ke level USD2,99 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,15% ke posisi USD1.254 per ons.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan mengatur utang luar negeri swasta dengan memberlakukan aturan rasio utang atau liabilitas terhadap aset dalam bentuk valuta asing. Dengan regulasi itu, bank sentral ingin mengatasi risiko currency mismatch dan maturity mismatch (ketidaksesuaian jatuh tempo).

Apalagi, tahun depan Indonesia akan menghadapi kebijakan penaikan suku bunga di AS yang dapat menimbulkan risiko pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan suku bunga.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
Jelang Rilis Suku Bunga...
Jelang Rilis Suku Bunga Acuan BI, IHSG Belum Akan Berubah Banyak
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
8 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
8 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
10 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
13 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
16 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
16 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Diprediksi...
Indonesia Diprediksi Bakal Masuk Jebakan Utang Semakin Dalam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved