IHSG Diperkirakan pada Kisaran 5.185-5.285
Rabu, 10 September 2014 - 08:56 WIB
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 5.185-5.285
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak pada kisaran support 5.185-5.125-5.065, dan resistance pada kisaran 5.285-5.325-5.425.
Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, faktor negatif dari segi domestik politik seperti pembahasan perubahan Undang-undang Pilkada, sesuatu yang dianggap kurang disukai pasar karena merusak sistem demokrasi langsung, sedikit menghambat momentum kenaikan IHSG.
"Namun, ini hanya efek sementara yang dapat digunakan untuk akumulasi posisi buy dalam saham big cap dan lapis dua selektif," kata dia, Rabu (10/9/2014).
Dia menyarankan pelaku pasar untuk menceramti sejumlah saham yang bisa diakumulasi beli pada hari ini adalah saham sektor konsumer, konstruksi dan farmasi. Saham-saham itu, diantaranya:
1. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dengan trading target Rp7.175-Rp7.250
Kami melihat secara teknikal emiten consumer holding milik Salim ini mulai beranjak naik dari low end formasi konsolidasi untuk mengetes resistance atas di Rp7.175-Rp7.250 rekomen akumulasi moderat.
Entry (1) Rp6.975, entry (2) Rp6.925, cut loss point: Rp6.875
2. PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dengan trading target Rp3.175-Rp3.250
Kami melihat secara teknikal koreksi selama 3 hari untuk meredakan keadaan jenuh beli di emiten konstruksi BUMN ini sudah cukup dalam untuk mengundang minat bargain hunting, rekomen buy untuk kontinuasi momentum di medium uptrend.
Entry (1) Rp2.975, entry (2) Rp2.915, cut loss point: Rp2.865
3. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dengan trading target Rp2.975-Rp3.175
Secara teknikal kami optimis formasi konsolidasi minor dalam pola medium uptrend emiten konstruksi BUMN ini dengan market cap terbesar di sektornya masih berpotensi untuk breakout ke target proyeksi atas di Rp2.975-Rp3.175.
Entry (1) Rp2.835, entry (2) Rp2.795, cut loss point: Rp2.720
4. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dengan trading target Rp1.740-Rp1.800
Proses upward retracement setelah koreksi minor berakhir di emiten produsen dan distributor obat ini berpotensi untuk melanjutkan momentum menjadi minor uptrend baru untuk menuju target Rp1.740 dan all time high di Rp1.800.
Entry (1) Rp1.670, entry (2) Rp1.650, cut loss point: Rp1.620
Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, faktor negatif dari segi domestik politik seperti pembahasan perubahan Undang-undang Pilkada, sesuatu yang dianggap kurang disukai pasar karena merusak sistem demokrasi langsung, sedikit menghambat momentum kenaikan IHSG.
"Namun, ini hanya efek sementara yang dapat digunakan untuk akumulasi posisi buy dalam saham big cap dan lapis dua selektif," kata dia, Rabu (10/9/2014).
Dia menyarankan pelaku pasar untuk menceramti sejumlah saham yang bisa diakumulasi beli pada hari ini adalah saham sektor konsumer, konstruksi dan farmasi. Saham-saham itu, diantaranya:
1. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dengan trading target Rp7.175-Rp7.250
Kami melihat secara teknikal emiten consumer holding milik Salim ini mulai beranjak naik dari low end formasi konsolidasi untuk mengetes resistance atas di Rp7.175-Rp7.250 rekomen akumulasi moderat.
Entry (1) Rp6.975, entry (2) Rp6.925, cut loss point: Rp6.875
2. PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dengan trading target Rp3.175-Rp3.250
Kami melihat secara teknikal koreksi selama 3 hari untuk meredakan keadaan jenuh beli di emiten konstruksi BUMN ini sudah cukup dalam untuk mengundang minat bargain hunting, rekomen buy untuk kontinuasi momentum di medium uptrend.
Entry (1) Rp2.975, entry (2) Rp2.915, cut loss point: Rp2.865
3. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dengan trading target Rp2.975-Rp3.175
Secara teknikal kami optimis formasi konsolidasi minor dalam pola medium uptrend emiten konstruksi BUMN ini dengan market cap terbesar di sektornya masih berpotensi untuk breakout ke target proyeksi atas di Rp2.975-Rp3.175.
Entry (1) Rp2.835, entry (2) Rp2.795, cut loss point: Rp2.720
4. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dengan trading target Rp1.740-Rp1.800
Proses upward retracement setelah koreksi minor berakhir di emiten produsen dan distributor obat ini berpotensi untuk melanjutkan momentum menjadi minor uptrend baru untuk menuju target Rp1.740 dan all time high di Rp1.800.
Entry (1) Rp1.670, entry (2) Rp1.650, cut loss point: Rp1.620
(rna)
Lihat Juga :