IHSG Diperkirakan pada Kisaran 5.125-5.251

Jum'at, 12 September 2014 - 08:57 WIB
IHSG Diperkirakan pada...
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 5.125-5.251
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diperkirakan berpotensi bergerak pada kisaran support 5.125-5.065, dan resistance pada kisaran 5.251-5.285-5.325-5.425.

Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, rebound pasar regional dan bargain hunting oleh pelaku pasar setelah banyak big cap terkoreksi dalam membuat momentum bull kembali di IHSG.

"Sekarang tinggal menunggu re-test resistance all time high di 5.251 dan memperkuat level tersebut untuk menjadi support baru," kata dia, Jumat (12/9/2014).

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk diakumulasi beli pada perdagangan hari ini adalah saham sektor properti dan real estate serta energi. Saham tersebut, diantaranya:

1. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dengan trading target Rp1.100


Kami melihat secara teknikal koreksi di emiten properti residensial dan komersial milik Lippo group ini sudah berakhir dengan adanya matching bottom lows dan keadaan jenuh jual (oversold harian), rekomen akumulasi untuk proses upward retracement ke Rp1.100.

Entry (1) Rp995, entry (2) Rp985, cut loss point: Rp975

2. PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dengan trading target Rp1.330

Kami melihat secara teknikal koreksi minor di emitten batu bara ekspor ini masih dalam batasan medium uptrend rekomen melakukan akumulasi posisi untuk kontinuasi momentum naik kembali ke high di Rp1.330.

Entry (1) Rp1.250, entry (2) Rp1.230, cut loss point: Rp1.195

3. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dengan trading target Rp1.325

Secara teknikal kami optimis proses upward retracement dalam downtrend minor emiten properti ini masih berlanjut ke resistance atas moving average 20 harian di Rp1.325, rekomen akumulasi secara moderat di support bawah.

Entry (1) Rp1.230, entry (2) Rp1.210, cut loss point: Rp1.185

4. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dengan trading target Rp115

Emiten pertambangan gas milik grup Bakrie yang controversial in berpotensi untuk breakout dari konsolidasi harian dalam pattern perbaikan minor uptrend upward retracement, rekomen akumulasi sebelum breakout.

Entry (1) Rp102, entry (2) Rp98, cut loss point: Rp95
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
Jelang Rilis Suku Bunga...
Jelang Rilis Suku Bunga Acuan BI, IHSG Belum Akan Berubah Banyak
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
21 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved