Jabar Dorong Perkembangan Industri Sarung

Kamis, 18 September 2014 - 06:19 WIB
Jabar Dorong Perkembangan...
Jabar Dorong Perkembangan Industri Sarung
A A A
BANDUNG - Sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Jawa Barat (Jabar) masih menunjukkan potensi yang sangat besar. Salah satu komoditi unggulan produk TPT adalah sarung.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat Ferry Sofwan Arief mengatakan, sejauh ini para pelaku industri sarung, baik skala mikro, kecil, dan menengah, masih mengalami kendala.

"Pada dasarnya permintaan, penyerapan, dan pemanfaatan pasar sarung di Jabar tergolong tinggi. Namun, para pelaku industri komoditi itu belum mampu memenuhinya," ujarnya kepada wartawan, Rabu (17/9/2014).

Oleh karenanya, tidak sedikit industri sejenis asal provinsi lain yang memanfaatkan momentum tersebut seperti industri yang berasal dari Jatim.

Melihat besarnya potensi industri sarung, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas produksi industri persarungan Jabar sehingga dapat terserap pasar yanag tergolong tinggi.

"Kami berupaya mendorong para pelaku industri sarung supaya lebih kreatif dalam pengembangan produknya sehingga memiliki nilai manfaat tinggi. Misalnya, dari segi motif. Para pelaku industri sarung tidak hanya terbatas pada motif kotak-kotak, tetapi motif lainnya," katanya.

Dia menambahkan, pemanfaatan kain sarung kurang optimal. Meski demikian, sebenarnya pemanfaatan dan penyerapan sarung dapat lebih berkembang. Seperti halnya kain batik yang pada beberapa dekade silam, tidak terlalu dilirik. Padahal, kain batik itu memiliki kualitas tinggi.

"Secara perlahan, penyerapan dan pemanfaatan batik berkembang. Kini, batik mengalami perkembangan penyerapan dan pemanfaatan yang begitu pesat," katanya.

Untuk mendorong penyerapan dan pemanfaatan kain sarung secara lebih inovatif, pihaknya menggulirkan berbagai program dan agenda. Salah satunya adalah even yang bertajuk Jabar Ngagaya, yang direncanakan berlangsung Jumat (19/9) dan Sabtu (20/9).

"Agenda itu menjadi satu rangkaian agenda The Syukron dalam rangka memperingati hari jadi provinsi Jabar. Saya harap, even ini dapat mendorong pemanfaatan dan penyerapan produk TPT Jabar, khususnya, kain sarung, supaya lebih berkembang," imbuhnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Diacak-acak Barang Impor,...
Diacak-acak Barang Impor, Juragan Tekstil Sempat Nangis Darah
Permendag 8/2024 Bakal...
Permendag 8/2024 Bakal Direvisi Disambut Baik Asosiasi Tekstil
Mendorong Industri Tekstil...
Mendorong Industri Tekstil Tanah Air Mengedepankan Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
23 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
47 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved