Pertamina Akui Pengendalian BBM Bersubsidi Gagal

Kamis, 18 September 2014 - 14:53 WIB
Pertamina Akui Pengendalian...
Pertamina Akui Pengendalian BBM Bersubsidi Gagal
A A A
JAKARTA - Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Afdal Bahaudin mengakui, cara mengendalikan BBM bersubsidi gagal.

"Penyaluran BBM subsidi tidak boleh over kuota. Ada inisiatif kementerian, Pertamina memastikan kuota cukup. Penegasan datang dari Menteri Keuangan. Dari inisiatif ini muncul surat edaran BP Migas empat. Tapi ini tidak ada dampak sama sekali," ujar Afdal dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (18/9/2014).

Menurutnya, larangan penjualan premium yang diberlakukan di jalan tol tidak memberikan dampak apapun kepada masyarakat.

Mereka justru membeli premium sebelum atau sesudah masuk jalan tol. Begitu juga dengan solar, banyak masyarakat yang membeli solar di luar Jakarta Pusat.

"Ini tidak ada dampak sama sekali. Termasuk pembatasan penjualan solar bersubsidi di Jakarta Pusat, pengguna menggunakan dan membeli di daerah lain," jelasnya.

Pengendalian BBM subsidi di kluster industri, lanjut dia, juga tak memberikan efek apapun ke masyarakat. Truk-truk tersebut lebih rela menginap di SPBU untuk menunggu kembali dijualnya solar subsidi.

"Truk itu ngantre, daripada mereka membayar lebih Rp600.000, mereka memilih menunggu sampai menginap. Ini juga sudah dilaporkan Pak Kapolri ke Wapres beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Sekadar mengingatkan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas melakukan sejumlah upaya untuk mengendalikan harga BBM bersubsidi.

Setidaknya ada empat kebijakan yang sudah dikeluarkan, yaitu melarang penjualan solar di Jakarta Pusat, tidak dijualnya premium di jalan tol, membatasi operasional penjualan BBM subsidi di beberapa klaster, serta pemotongan kuota untuk penyalur ke nelayan.

(Baca: Pertamina Minta Jokowi Ubah Kuota BBM Bersubsidi)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bongkar Aksi Penimbunan,...
Bongkar Aksi Penimbunan, Pertamina dan Ditpolair Baharkam Polri Amankan Pasokan Solar Bersubsidi
Pendaftaran BBM Subsidi...
Pendaftaran BBM Subsidi lewat Website MyPertamina Lindungi Hak Subsidi Energi Masyarakat Rentan
Subsidi BBM Dinikmati...
Subsidi BBM Dinikmati 60 Persen Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran
Pertamina Gandeng Korlantas...
Pertamina Gandeng Korlantas Polri Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi
Disubsidi Negara, Pertamina:...
Disubsidi Negara, Pertamina: BBM Indonesia Termurah di Dunia
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved