Mengulik di Balik Ancaman Trump Tarif 100%, Mata Uang BRICS, dan Dedolarisasi

Senin, 17 Februari 2025 - 08:02 WIB
loading...
Mengulik di Balik Ancaman...
Kesekian kalinya Presiden AS Donald Trump mengancam tarif impor tinggi kepada negara-negara yang berpikir bisa bermain dengan dolar AS, -mata uang cadangan dunia-. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kesekian kalinya Presiden AS Donald Trump mengancam tarif impor tinggi kepada negara-negara yang berpikir bisa bermain dengan dolar AS -mata uang cadangan dunia-. Hal ini merespons soal prospek BRICS yang bakal membuat mata uang sendiri dan menantang dominasi Barat.

Ditekankan juga oleh Trump bahwa 'BRICS sudah mati' sejak dia pertama kali melontarkan ancaman tarif kepada kelompok negara-negara berkembang utama itu pada awal tahun ini.

Baca Juga: Brasil Batalkan Rencana Mata Uang BRICS, Fokus Pembayaran Lokal

"Jika mereka ingin bermain dengan dolar, mereka akan terkena tarif 100%," katanya, menjelang pertemuannya dengan Narendra Modi, perdana menteri India, anggota pendiri BRICS.

Trump sebelumnya mengancam bakal menerapkan tarif 100% pada kelompok BRICS. Tahun lalu, dia juga mengingatkan negara-negara bakal dijatuhi dengan tarif 100% jika mereka mendukung "mata uang lain untuk menggantikan dolar AS yang perkasa."

Kemudian Trump mengulangi ancaman itu pada bulan Januari, segera setelah dirinya menjabat sebagai Presiden AS untuk kedua kalinya. Ancaman Trump menjadi sorotan buat semua negara, tidak terkecuali bagi BRICS.

Negara-negara BRICS saat ini mengaku tidak mempunyai rencana untuk membangun mata uang bersama. Pada bulan Januari, Rusia mengatakan bahwa pembicaraan tentang mata uang bersama "belum terjadi dan tidak berlangsung saat ini."

Sebaliknya, juru bicara Dmitry Peskov mengatakan, bahwa negara-negara BRICS fokus pada investasi bersama. BRICS sepertinya berjalan mundur dalam pembuatan mata uang bersama, seperti ditekankan oleh Brasil yang saat ini memegang presiden BRICS.

Dilaporkan oleh Reuters pada tengah pekan kemarin, Brasil mengungkap tidak akan mendorong mata uang bersama, mengutip pejabat pemerintah yang tidak ingin disebutkan namanya.

Namun BRICS disebutkan sebaliknya, akan mencoba mengurangi ketergantungan anggota pada dolar AS dengan membuat pembayaran internasional dalam mata uang lain lebih mudah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved