BPH Migas Salahkan Lambannya Konversi BBM ke BBG

Kamis, 18 September 2014 - 17:25 WIB
BPH Migas Salahkan Lambannya...
BPH Migas Salahkan Lambannya Konversi BBM ke BBG
A A A
JAKARTA - Lambannya program konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG) oleh pemerintah, dinilai jadi biang keladi jebolnya kuota minyak tanah dalam APBNP 2014.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Pengawas Hilir (BPH) Migas, Andy Noorsaman Sommeng di DPR, Kamis (18/9/2014).

Menurutnya, hal ini menambah pekerjaan rumah (PR) pemerintah dalam pengendalian BBM bersubsidi. Di mana konsumsi premium dan solar juga jebol.

"Saya juga bingung kerosene (minyak tanah) bisa jebol, biasanya tidak terjadi. Telatnya konversi (BBM ke BBG) bikin (kerosene) jebol," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah tidak mungkin menanggulangi jebolnya kuota tersebut dengan menaikkan harga minyak tanah.

Namun, Andy memastikan segera mengeluarkan kebijakan pembatasan konsumsi minyak tanah.

"Harus ada kebijakan baru. Kalau menaikkan harga tidak mungkin berarti ada pembatasan atau pelarangan," kata dia.

Sekadar informasi, menurut data dari PT Pertamina, kuota minyak tanah dalam APBNP 2014 hanya 900 ribu kiloliter (kl).

Realisasi hingga 31 Agustus sudah mencapai 619.135 kl. Sehingga kuota ini sudah jebol 3,3% atau sekitar 19.957 kl. Penyaluran minyak tanah hingga akhir 2014 diperkirakan over 21.295 kl.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lebih Hemat, Nelayan...
Lebih Hemat, Nelayan dan Petani Nikmati Konversi BBM ke LPG Subsidi
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Menteri ESDM Pilih Konversi...
Menteri ESDM Pilih Konversi Motor BBM ke Listrik Ketimbang Subsidi
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved