Analis: IHSG Masih Menguat di Level 4.900 jika BBM Naik
Kamis, 18 September 2014 - 18:40 WIB
Analis: IHSG Masih Menguat di Level 4.900 jika BBM Naik
A
A
A
JAKARTA - Analis Millenium Danatama Asset Management Desmon Silitonga mengungkapkan, jika BBM dinaikkan, maka IHSG masih bisa berpotensi pada level 4.800-4.900.
Menurutnya, ekspektasi atas IHSG masih positif lantaran adanya pemerintahan baru.
"Selain itu, nanti akan ada komposisi kabinet baru yang jika sesuai dengan ekspektasi yang disebut Jokowi berasal dari profesional tentu akan menjadi sentimen positif pada indeks," terangnya, Kamis (18/9/2013).
‪Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini memang cenderung melambat. Hal itu karena faktor perlambatan kinerja investasi dan ekspor.
Selain itu, dampak dari kenaikan BI Rate juga memberikan sentimen negatif pada pelambatan pertumbuhan.
Dia menjelaskan, untuk tahun ini ada beberapa faktor yang akan memengaruhi IHSG selain kenaikan harga BBM.
Di antaranya, penghentian stimulus dari The fed dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed serta komposisi kabinet.
Desmon mengatakan, faktor The fed ini sedikit banyak akan memengaruhi IHSG karena akan ada flow mengingat posisi IHSG saat ini sudah cukup tinggi dan dana asing sangat naik impresif. Sheingga, bisa membuka potensi revesral‬.
"Ini tentu bisa ditahan jika Jokowi memiliki komposisi kabinet yang baik dan harga BBM dinaikkan," ujarnya.
Menurutnya, ekspektasi atas IHSG masih positif lantaran adanya pemerintahan baru.
"Selain itu, nanti akan ada komposisi kabinet baru yang jika sesuai dengan ekspektasi yang disebut Jokowi berasal dari profesional tentu akan menjadi sentimen positif pada indeks," terangnya, Kamis (18/9/2013).
‪Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini memang cenderung melambat. Hal itu karena faktor perlambatan kinerja investasi dan ekspor.
Selain itu, dampak dari kenaikan BI Rate juga memberikan sentimen negatif pada pelambatan pertumbuhan.
Dia menjelaskan, untuk tahun ini ada beberapa faktor yang akan memengaruhi IHSG selain kenaikan harga BBM.
Di antaranya, penghentian stimulus dari The fed dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed serta komposisi kabinet.
Desmon mengatakan, faktor The fed ini sedikit banyak akan memengaruhi IHSG karena akan ada flow mengingat posisi IHSG saat ini sudah cukup tinggi dan dana asing sangat naik impresif. Sheingga, bisa membuka potensi revesral‬.
"Ini tentu bisa ditahan jika Jokowi memiliki komposisi kabinet yang baik dan harga BBM dinaikkan," ujarnya.
(izz)
Lihat Juga :