IHSG Diproyeksi pada Kisaran 5.190-5.251
Rabu, 24 September 2014 - 08:52 WIB
IHSG Diproyeksi pada Kisaran 5.190-5.251
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari diproyeksi akan bergerak pada kisaran support 5.190-5.156-5076, dan resistance pada kisaran 5.251-5.285-5.325.
"Koreksi intraday di IHSG hanya membuat sentimen bullish tersendat sedikit. Rekomen terus akumulasi untuk kontinuasi kenaikan berikutnya antipasi pembentukan kabinet baru jelang pelantikan Jokowi-JK nanti," kata analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko, Rabu (24/9/2014).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan akumulasi beli adalah saham sektor telekomunikasi, tambang batu bara, semen dan perbankan. Saham-saham itu, diantaranya:
1. PT Telekomunikasi Indoensia Tbk (TLKM), dengan trading target Rp3.075
Koreksi minor dalam pola medium uptrend emiten bigcap telekomunikasi ini dapat digunakan sebagai kesempatan positioning buy untuk upswing kembali.
Entry (1) Rp2.880, Entry (2) Rp2.845, cut loss point: Rp2.795.
2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dengan trading target Rp13.650
Kami melihat secara teknikal bahwa koreksi selama 2 minggu di emiten tambang batu bara BUMN dalam pola medium uptrend baru ini sudah memasuki daerah jenuh jual untuk menarik minat bargain hunters memicu rally breakout ke Rp13.650.
Entry (1) Rp13.175, entry (2) Rp12.975, cut loss point: Rp12.875
3. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dengan trading target Rp16.500
Koreksi dalam minor uptrend baru emitten semen BUMN dengan market cap terbesar di sektornya ini dapat digunakan sebagai kesempatan buy trading jangka pendek untuk pengujian kembali resistance atas di Rp16.500.
Entry (1) Rp16.125, entry (2) Rp15.975, cut loss point: Rp15.875
4. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dengan trading target Rp11.150
Konsolidasi pendek dalam kenaikan minor uptrend baru untuk memulihkan stamina medium uptrend emiten perbankan kredit mikro BUMN ini berpotensi breakout ke Rp10.975-Rp11.150
Entry (1) Rp10.650, entry (2) Rp10.575, cut loss point: Rp10.475
"Koreksi intraday di IHSG hanya membuat sentimen bullish tersendat sedikit. Rekomen terus akumulasi untuk kontinuasi kenaikan berikutnya antipasi pembentukan kabinet baru jelang pelantikan Jokowi-JK nanti," kata analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko, Rabu (24/9/2014).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan akumulasi beli adalah saham sektor telekomunikasi, tambang batu bara, semen dan perbankan. Saham-saham itu, diantaranya:
1. PT Telekomunikasi Indoensia Tbk (TLKM), dengan trading target Rp3.075
Koreksi minor dalam pola medium uptrend emiten bigcap telekomunikasi ini dapat digunakan sebagai kesempatan positioning buy untuk upswing kembali.
Entry (1) Rp2.880, Entry (2) Rp2.845, cut loss point: Rp2.795.
2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dengan trading target Rp13.650
Kami melihat secara teknikal bahwa koreksi selama 2 minggu di emiten tambang batu bara BUMN dalam pola medium uptrend baru ini sudah memasuki daerah jenuh jual untuk menarik minat bargain hunters memicu rally breakout ke Rp13.650.
Entry (1) Rp13.175, entry (2) Rp12.975, cut loss point: Rp12.875
3. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dengan trading target Rp16.500
Koreksi dalam minor uptrend baru emitten semen BUMN dengan market cap terbesar di sektornya ini dapat digunakan sebagai kesempatan buy trading jangka pendek untuk pengujian kembali resistance atas di Rp16.500.
Entry (1) Rp16.125, entry (2) Rp15.975, cut loss point: Rp15.875
4. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dengan trading target Rp11.150
Konsolidasi pendek dalam kenaikan minor uptrend baru untuk memulihkan stamina medium uptrend emiten perbankan kredit mikro BUMN ini berpotensi breakout ke Rp10.975-Rp11.150
Entry (1) Rp10.650, entry (2) Rp10.575, cut loss point: Rp10.475
(rna)
Lihat Juga :