Jokowi Rombak Kementerian, Dokumentasi BMN Harus Direvisi

Rabu, 24 September 2014 - 14:37 WIB
Jokowi Rombak Kementerian,...
Jokowi Rombak Kementerian, Dokumentasi BMN Harus Direvisi
A A A
JAKARTA - Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan susunan kabinetnya mendatang, dengan membentuk 34 kementerian. Akibatnya, kementerian pada era Presiden SBY ada yang disatukan, dipisahkan, atau bahkan dihilangkan.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Hadiyanto menuturkan, kondisi tersebut menuntut pemerintah nantinya harus merevisi dokumentasi dan administrasi barang milik negara (BMN) kementerian/lembaga yang dipisah atau disatukan tersebut.

"Kan begini, kalau pengelolaan barang dari pengguna, kalau ada satu pengguna atau dua merging jadi satu. Itu kan harus diikuti dengan perubahan administrasi, dokumentasi dan aspek legalnya," ujar dia di Gedung Kemenkeu Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, proses perbaikan dokumentasi BMN tersebut tidaklah mudah. Hadiyanto menyebutkan, kondisi ini pernah terjadi pada era Abdurrahman Wahid (Gusdur).

"Dulu inget jaman Gusdur, Kementerian Sosial ya. Nah itu relatif ada satu dua aset yang belum selesai sampai sekarang. Karena saling tarik," terangnya.

Menurut Hadiyanto, lama atau tidaknya proses prbaikan dokumentasi tersebut tergantung seberapa besar kompleksitas asetnya. Namun dirinya mengaku tetap optimis untuk dapat disegerakan penyelesaian dokumentasinya.

"It takes time for a while, tapi we're very optimistic. Ya kita kan belum tau seberapa besar kompleksitasnya. Misalnya k/l a dan b relatif tertib pengelolaan asetnya, tentu itu di-merge itu, seberapa cepat k/l lapor ke kita," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
1 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
1 jam yang lalu
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
2 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
3 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
5 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved