AS Jadi Saksi Ikrar Produsen Minyak Sawit RI

Kamis, 25 September 2014 - 14:10 WIB
AS Jadi Saksi Ikrar...
AS Jadi Saksi Ikrar Produsen Minyak Sawit RI
A A A
JAKARTA - Di sela acara United Nations Climate Summit, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengumumkan ikrar minyak sawit Indonesia atau Indonesia Palm Oil Pledge di Amerika Serikat (AS).

Ikrar tersebut ditandatangani kemarin oleh Kadin Indonesia, Golden Agri Resources, Wilmar, Cargill dan Asian Agri .

Acara ini disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Menko Kesra Agung Laksono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, para menteri serta para pengusaha Indonesia dan AS.

"Indonesia Palm Oil Pledge merefleksikan komitmen para produsen minyak sawit untuk memutus keterkaitan antara produksi minyak sawit dan deforestasi," ujar Waketum Kadin bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim, Shinta Widjaja Kamdani dalam rilisnya, Kamis (25/9/2014).

Ikrar ini juga memuat sasaran berkelanjutan industri minyak sawit Indonesia, termasuk bekerja bersama pemerintah RI dalam reformasi kebijakan untuk mempromosikan produksi minyak sawit berkelanjutan.

Kemudian, tidak menanam di lahan kaya karbon (high carbon stock land) dan lahan gambut, dan memenuhi komitmen mengimplementasikan standar ini kepada supplier/pihak ketiga.

Menurutnya, ikrar tersebut tidak hanya berfokus pada Indonesia, tetapi juga pada operasi perusahaan-perusahaan tersebut di seluruh dunia.

"Cakupan ikrar ini berlaku untuk komitmen unilateral korporasi yang sudah ada, memberikan praktik manajemen industri kelapa sawit yang baru," imbuhnya.

Ini juga merupakan titik puncak dari usaha Kadin membentuk visi sektor minyak sawit Indonesia yang lebih berkelanjutan untuk jangka panjang.

"Ikrar minyak sawit Indonesia sebuah komitmen yang sangat revolusioner. Di mana, kalangan pengusaha bekerja sama untuk mengambil tindakan yang akan membuat operasi produksi minyak sawit lebih berkelanjutan," tutur Shinta.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komitmen YIDH Dukung...
Komitmen YIDH Dukung Pelaksanaan Peta Jalan Menuju Sawit Berkelanjutan di Aceh
Sejumlah Masalah yang...
Sejumlah Masalah yang Bikin Pengusaha Sawit dan Masyarakat Tidak Akur
Aspekpir Kolaborasi...
Aspekpir Kolaborasi Buat Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit
Pengolahan yang Baik...
Pengolahan yang Baik Jadikan Limbah Cair Pabrik Sawit Bernilai Ekonomi Tinggi
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Wujudkan Perkebunan...
Wujudkan Perkebunan Berkelanjutan, SPKS Dorong Kemitraan Usaha dengan Petani
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
10 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
11 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
24 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
37 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved