Kasus Cipaganti Ganggu Iklim Kerja Anak Perusahaan

Jum'at, 26 September 2014 - 15:11 WIB
Kasus Cipaganti Ganggu...
Kasus Cipaganti Ganggu Iklim Kerja Anak Perusahaan
A A A
JAKARTA - Direktur Komunikasi Korporasi PT Cipaganti Citra Graha Tbk (CCG), Jovial Mecca Alwis mengungkapkan, CCG mengalami gangguan dari berbagai hal sebagai buntut dari kasus Cipaganti beberapa bulan terakhir. Hal itu dikhawatirkan dapat mengurangi potensi investasi asing.

"Padahal selama ini pemerintah berupaya mengundang investasi asing ke Indonesia. CCG sebagai perusahaan publik yang diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK), tidak boleh diganggu," tegasnya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (26/9/2014).

Berkaitan dengan hal itu, pihak manajemen akan melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwajib demi mencari keamanan dan ketenangan bekerja. Kondisi terakhir, katanya, salah satu anak perusahaan CCG yakni Cipaganti Heavy Equipment (CHE) yang berlokasi di Jl Soekarno Hatta, Bandung ditutup oleh pihak-pihak tertentu.

"Ditutup oleh pihak yang tidak jelas sehingga kegiatan perusahaan tersebut terganggu oleh tuntutan yang salah alamat. Kata petugas keamanan yang sedang bertugas di tempat bahwa tidak boleh siapapun memasuki lokasi kantor Cipaganti Heavy Equipment sebelum mendapat persetujuan. Tampaknya memang di kantor tersebut tidak ada kegiatan karena karyawanpun tidak boleh masuk," ungkapnya.

Staf Cipaganti Heavy Equipment Asep Engkan R mengatakan, sebenarnya kegiatan di lapangan masih berjalan, namun tidak sepenuhnya leluasa bekerja. “Kami sedang menunggu briefing dari pimpinan mengenai perkembangan kantor selanjutnya,” katanya.

Sementara itu, praktisi hukum Ori Setianto mengimbau supaya tidak dilakukan tuntutan yang salah alamat tersebut karena pihaknya sudah menyelediki bahwa semua pembelian barang-barang modal CCG memakai pinjaman bank, bukan dari Koperasi Cipaganti.

Sebab kalau pihak yang tidak pada tempatnya menguasai aset sebuah perusahaan, maka ada batas waktu untuk menyatakan hak.

“Memang atas nama manajemen saya melakukan ini, tapi saatnya nanti berkembang ke ranah hukum,” katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasar Properti Mulai...
Pasar Properti Mulai Bergerak, Intiland Siapkan Pengembangan Hunian Baru
Kejagung Tahan Dirut...
Kejagung Tahan Dirut PT PKS Terkait Korupsi Graha Telkom Sigma
Anak-anak Boleh Nonton...
Anak-anak Boleh Nonton di Bioskop, CGV Umumkan Prokes Terbaru
Tiga Pertimbangan MA...
Tiga Pertimbangan MA Tolak PK Terpidana Dirut PT Satria Lestari Graha
Dirut PT Citra Nusantara...
Dirut PT Citra Nusantara Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Bioskop CGV Punya Bos...
Bioskop CGV Punya Bos Baru, Park Jungsin Jabat Dirut Graha Layar Prima
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
3 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
17 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
54 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved