IHSG Ditutup Terjungkal 1,32% Ditekan Aksi Jual
Jum'at, 26 September 2014 - 16:18 WIB
IHSG Ditutup Terjungkal 1,32% Ditekan Aksi Jual
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan ini di teritori merah ditekan aksi jual asing mencapai lebih dari Rp1 triliun. IHSG terjungkal 68,82 poin atau 1,32% ke level 5.132,56.
IHSG pagi tadi dibuka balik arah memerah terseret bursa Wall Street pada penutupan semalam dan seiring memerahnya bursa Asia. IHSG anjlok 66,43 poin atau 1,28% ke level 5.134,95 dan pada akhir sesi I, IHSG makin tergerus dan parkir di level 5.116,91.
Sementara IHSG kemarin terkerek 27,37 poin atau 0,53% ke level 5.201,38. Penguatan itu, di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara hari ini, bursa Asia ditutup mayoritas negatif.
Indeks Shanghai naik 2,61 poin atau 0,11% ke 2.347,72; indeks Straits Time turun 0,65 poin atau 0,02% ke 3.290,34; indeks Nikkei 225 anjlok 144,28 poin atau 0,88% ke 16.229,86; dan indeks Hang Seng melemah 89,72 poin atau 0,38% ke 23.678,41.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,48 triliun dengan 5,15 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp1,39 triliun. Tercatat 71 saham naik, 254 saham melemah dan 70 saham stagnan.
Sektor saham hari ini hampir semuanya berakhir memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah properti yang anjlok 2,68%, diikuti industri dasar yang merosot 2,67%. Sedangkan yang menguat hanya konsumer, yang naik 0,73%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp450 menjadi Rp31.750, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp100 menjadi Rp6.375, dan PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp90 menjadi Rp3.000.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp175 menjadi Rp7.000, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp45 menjadi Rp2.200, dan PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp135 menjadi Rp3.425.
IHSG pagi tadi dibuka balik arah memerah terseret bursa Wall Street pada penutupan semalam dan seiring memerahnya bursa Asia. IHSG anjlok 66,43 poin atau 1,28% ke level 5.134,95 dan pada akhir sesi I, IHSG makin tergerus dan parkir di level 5.116,91.
Sementara IHSG kemarin terkerek 27,37 poin atau 0,53% ke level 5.201,38. Penguatan itu, di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara hari ini, bursa Asia ditutup mayoritas negatif.
Indeks Shanghai naik 2,61 poin atau 0,11% ke 2.347,72; indeks Straits Time turun 0,65 poin atau 0,02% ke 3.290,34; indeks Nikkei 225 anjlok 144,28 poin atau 0,88% ke 16.229,86; dan indeks Hang Seng melemah 89,72 poin atau 0,38% ke 23.678,41.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,48 triliun dengan 5,15 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp1,39 triliun. Tercatat 71 saham naik, 254 saham melemah dan 70 saham stagnan.
Sektor saham hari ini hampir semuanya berakhir memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah properti yang anjlok 2,68%, diikuti industri dasar yang merosot 2,67%. Sedangkan yang menguat hanya konsumer, yang naik 0,73%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp450 menjadi Rp31.750, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp100 menjadi Rp6.375, dan PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp90 menjadi Rp3.000.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp175 menjadi Rp7.000, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp45 menjadi Rp2.200, dan PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp135 menjadi Rp3.425.
(rna)
Lihat Juga :