Koreksi IHSG Diprediksi Sementara

Senin, 29 September 2014 - 08:57 WIB
Koreksi IHSG Diprediksi...
Koreksi IHSG Diprediksi Sementara
A A A
JAKARTA - Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi diperkirakan bersifat sementara, sehingga memiliki peluang untuk kembali menguat.

Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, koreksi akibat Dow Jones dan kecewanya pasar akan pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak langsung yang disahkan DPR tidak membuat IHSG terkoreksi cukup dalam di bawah support 5.100 untuk mengubah bullish view.

"Masih banyak katalis positif ke depan, seperti pembentukan kabinet baru dan window dressing fund manager pada 30 September," kata dia, Senin (29/9/2014).

Dia memprediksi, IHSG hari ini diprediksi akan bergerak pada kisaran support 5.100-5.065, dan resistance pada kisraan 5.156-5.195-5.251-5.285. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk akumulasi beli, diantaranya:

1. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dengan trading target Rp115

Koreksi minor ke support pembentukan minor uptrend baru di emiten eksplorasi gas milik Bakrie ini bisa dijadikan kesempatan untuk mengambil posisi buy untuk kenaikan selanjutnya.

Entry (1) Rp105, entry (2) Rp102, cut loss point: Rp97

2. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), dengan trading target Rp2.375-Rp2.425

Kami melihat secara teknikal bahwa koreksi mendadak di emiten konsumer lapis dua pembuat mi instan dan distributor beras ini masih dalam batas support trend medium uptrend. Rekomen buy untuk rebound kembali ke Rp2.375-Rp2.425.

Entry (1) Rp2.255, entry (2) Rp2.215, cut loss point: Rp2.185

3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dengan trading target Rp10.825

Koreksi mendadak dalam emiten perbankan big cap BUMN yang bergelut di kredit mikro UKM ini dapat digunakan sebagai kesempatan untuk melakukan posisi buy untuk antipasi pembalikan arah tren naik ke Rp10.825.

Entry (1) Rp10.325, entry (2) Rp10.275, cut loss point: Rp10.175

4. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dengan trading target Rp3.275

Koreksi minor akibat keadaan pasar regional dan bursa hanya merupakan proses biasa untuk meredakan keadaan jenuh beli (overbought) di minor uptrend emiten multimedia milik grup Hary Tanoesoedibjo ini. Rekomen akumulasi untuk kontinuasi kenaikan uptrend.

Entry (1) Rp3.175, entry (2) Rp3.172, cut loss point: Rp3.075
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
Jelang Rilis Suku Bunga...
Jelang Rilis Suku Bunga Acuan BI, IHSG Belum Akan Berubah Banyak
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved