BBM Bersubsidi Bikin Rapat Banggar Alot

Senin, 29 September 2014 - 11:46 WIB
BBM Bersubsidi Bikin...
BBM Bersubsidi Bikin Rapat Banggar Alot
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Anggaran (Banggar) Ahmadi Noor Supit menjelaskan, rapat Banggar yang dilaksanakan tadi malam menemui pembahasan cukup alot. Salah satunya terkait masalah BBM bersubsidi.

Selain itu, juga ada beberapa masalah teknis yang melanda pemerintahan. "Yang alot itu, misalnya soal kita mematok BBM di 2014 tidak lebih dari 46 juta kl. Kalau melampaui 46 juta kl, maka mekanismenya mengajukan APBNP lagi atau Perpu," ungkapnya, Senin (29/9/2014).

Dia menjelaskan, pada 2015 pemerintah minta ada sedikit kebebasan apabila terjadi kelebihan volume BBM, melampaui kuota 46 juta kl. Pemerintah harus dapat persetujuan dari komisi terkait.

"Jadi, enggak perlu APBN-P atau Perpu dan akhirnya disepakati dan kewenangan itu bisa diberikan," ujarnya.

Selain itu, terkiat pembahasan teknis. Misalnya, pembelian kapal selam PT PAL dari Kemenhan untuk menghindari yang tidak diingingkan.

Dalam hal ini pemerintah Indonesia digugat swasta dan akhirnya pemerintah kalah dan mempermalukan negara.

"Kita ingin kalau pemerintah lakukan pembelian itu G to G dengan Korea atau B to B. Kalau pihak Korea menunjuk perusahaan, ya kita juga tunjuk perusahaan. Supaya kalau terjadi apa-apa bukan pemerintah yang digugat. Nah itu juga untuk jaga governance nya saja," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved