Nam Cheong Akan Beli Saham BBRM

Senin, 29 September 2014 - 15:11 WIB
Nam Cheong Akan Beli...
Nam Cheong Akan Beli Saham BBRM
A A A
JAKARTA - Nam Cheong akan membeli sebagian saham PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) melalui skema rights issue.

Chief Executive Officer Marco Polo Marine Ltd Sean Lee Yun Feng mengatakan bahwa grup perusahaan dengan Nam Cheong Limited telah meneken head of agreement (HoA) pada 26 September 2014 terkait investasi yang diajukan Nam Cheong di BBRM.

"BBRM akan melakukan rights issue sebanyak 1,6 miliar lembar saham, dengan harga pelaksanaan Rp230 per saham," kata dia dalam pengumumannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/9/2014).

Dengan demikian, total dana dari aksi korporasi itu mencapai Rp368 miliar. Dalam hal ini, Nam Cheong atau perusahaan afiliasinya akan menjadi pembeli siaga. Sementara perusahaan tidak akan menggunakan haknya dan akan melepaskan haknya kecuali ke Nam Cheong atau perusahaan afiliasinya.

Setelah penawaran berakhir dan tidak ada pemegang saham lama yang menyerap rights issue tersebut, maka Nam Cheong yang akan memiliki 30% saham BBRM.

Adapun dana hasil righst issue akan digunakan untuk mendukung ekspansi armada dan modal kerja. BBRM saat ini memiliki modal yang ditempatkan dan disetor sebesar USD41,39 juta atau sebanyak 3,77 juta lembar saham.

Nam Cheong merupakan kelompok maritim lepas pantai global yang berbasis di Malaysia. Nam Cheong mengkhususkan pada bisnis offshore support vessels (OSV).

Sebelum transaksi ini, pemegang saham BBRM adalah Marco Polo Shipping Co Pte Ltd sebanyak 39,81%, PT Sinar Bintang Makmur sekitar 25,3%, PT Marco Polo Indonesia senilai 9,77%, Latip 0,45%, Sally 0,35%, IGW Budi Setiawan 0,02%, dan publik 24,3%.

Sementara sore ini, harga saham BBRM menguat 19 poin atau 10,00% menjadi Rp209 per lembar. Sementara pada akhir pekan lalu, harga saham di harga Rp190 per lembar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbedaan BUMN PT Pelayaran...
Perbedaan BUMN PT Pelayaran Nasional Indonesia dan PT Pelabuhan Indonesia
Pelni Hemat Miliaran...
Pelni Hemat Miliaran Rupiah dari Efisiensi BBM Kapal
Cegah Penyebaran Covid-19,...
Cegah Penyebaran Covid-19, Pelni Lakukan Penyesuaian Operasional Kapal
PT PELNI Amankan Aset...
PT PELNI Amankan Aset Tanah dan Bangunan di Makassar
PELNI Tegaskan Kasus...
PELNI Tegaskan Kasus Pemalsuan Ijazah Tak Ganggu Operasional Perusahaan
Pelni Serahkan Sepenuhnya...
Pelni Serahkan Sepenuhnya Kasus Dokter Palsu ke Penegak Hukum
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved