Holding BUMN Perkebunan dan Kehutanan Diresmikan

Kamis, 02 Oktober 2014 - 10:16 WIB
Holding BUMN Perkebunan...
Holding BUMN Perkebunan dan Kehutanan Diresmikan
A A A
SURABAYA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan pada pagi ini menghadiri penandatanganan perjanjian pengalihan saham BUMN perkebunan dan BUMN kehutanan.

"Tujuan dibentuknya holding BUMN perkebunan dan BUMN kehutanan ini untuk meningkatkan daya saing, value creation dan peningkatan profesionalisme," kata Dahlan usai menghadiri rapat pimpinan di Kantor PT Perkebunan Nusantara XI, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/10/2014).

Holding BUMN perkebunan dan BUMN kehutanan merupakan program pemerintah yang telah dicanangkan dan dikaji sejak lama, dengan melibatkan beberapa instansi pemerintah terkait dalam pembentukannya.

Terbentuknya holding BUMN perkebunan dan kehutanan dilakukan dengan mekanisme pengalihan saham negara sebagai tambahan penyertaan modal negara kepada BUMN champion dan relatif tidak berpengaruh secara langsung terhadap kegiatan operasional perusahaan masing-masing.

"Dengan pembentukan holding BUMN ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara dari sisi dividen dan pajak serta multiplier effect perekonomian nasional," tambahnya.

Holding BUMN Perkebunan dibentuk dengan cara mengalihkan 90% kepemilikan saham negara Republik Indonesia pada PT Perkebunan Nusantara I, II, IV sampai dengan PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero) kepada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai induk holding BUMN perkebunan.

Sedangkan holding BUMN kehutanan dibentuk dengan cara mengalihkan 100% kepemilikan saham negara Repubik Indonesia pada PT Inhutani I-V sebagai penambahan kepemilikan modal negara kepada Perum Perhutani sebagai induk holding BUMN kehutanan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
9 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
32 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved