Saran Wamenkeu Perbesar Porsi Utang Domestik

Jum'at, 03 Oktober 2014 - 13:32 WIB
Saran Wamenkeu Perbesar...
Saran Wamenkeu Perbesar Porsi Utang Domestik
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berharap porsi kepemilikan asing atau share bond holders di Surat Berharga Negara (SBN) di Indonesia beralih ke domestik.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah harus bisa memperdalam pasar domestik, untuk mewujudkan keinginan memperbesar porsi utang domestik.

"Harus memperdalam pasar domestik. Pertama menambah instrumen, kedua menambah investornya sendiri," terangnya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (3/10/2014).

Dia mengatakan, saat ini investor domestik masih belum banyak, sehingga menyebabkan asing masih lebih mendominasi. Karena itu, pemerintahan mendatang perlu memperdalam pasar dengan meningkatkan jumlah investor domestik.

"Ya itu tadi, memperdalam pasar, menambah instrumen dan mendorong pontesial investor untuk masuk ke surat berharga tidak hanya sekadar bank," tandas Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Optimalkan Layanan Transaksi...
Optimalkan Layanan Transaksi SBN, BCA Sabet 3 Penghargaan dari Kementerian Keuangan
Pemerintah Terbitkan...
Pemerintah Terbitkan SBN Ritel, Moduit Ajak Masyarakat Investasi dan Berkontribusi untuk Negeri
Berbagi Beban, BI Borong...
Berbagi Beban, BI Borong Surat Utang Pemerintah Rp457 Triliun
Beli Surat Utang Negara...
Beli Surat Utang Negara Dijamin Halal, Hasilnya Dipakai Buat Penanganan Covid-19
Lelang Surat Utang,...
Lelang Surat Utang, Sri Mulyani Kantongi Rp8,22 Triliun
Laris Manis! Lelang...
Laris Manis! Lelang Surat Utang Negara Tembus Rp69,95 Triliun
Berita Terkini
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
1 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
2 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
11 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
12 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
12 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved