UMKM Terdampak Perang Suku Bunga Perbankan

Senin, 06 Oktober 2014 - 23:02 WIB
UMKM Terdampak Perang...
UMKM Terdampak Perang Suku Bunga Perbankan
A A A
BANDUNG - Tingginya suku bunga deposito saat ini dinilai turut juga mendorong kenaikan suku bunga kredit. Bagi kalangan dunia usaha, hal ini tentu sangat memberatkan. Khususnya yang berada pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Disadari atau tidak, pelaku UMKM telah menjadi korban dari perang bunga deposito. Sebab, hal ini mendorong kenaikan bunga kredit," ujar Ketua Kompartemen Sertifikasi Kadin Jabar Lina Aulina kepada wartawan, Senin (6/10/2014).

Dia mengakui, tingginya bunga deposito memberikan keuntungan bagi pihak perbankan. Tidak hanya itu, bunga yang tinggi juga menguntungkan bagi nasabah deposito. Namun, di sisi lain kalangan dunia usaha akan merasakan kerugian dari kondisi tersebut.

"Kami harap pemerintah bisa segera mencari solusi untuk menghentikan perang bunga deposito ini. Sebab, kalau ini terus berlangsung, para pelaku usaha makin tertekan," katanya.

Menurutnya, perbankan baiknya memberikan kemudahan terhadap akses kredit bagi para pelaku UMKM. Caranya, kata dia, bisa dengan memberikan bunga kredit yang rendah.

"Cara ini akan meningkatkan penyaluran kredit kepada sektor riil. Sebab, jika sektor riil sudah tumbuh, maka perekonomian juga tumbuh sehingga perbankan juga akan merasakan dampak positifnya," katanya.

Oleh karenanya, turunnya bunga kredit khusus UMKM sangat diharapkan mengingat selama ini sangat tinggi. Hal memang akan mengundang risiko, tetapi, kata dia, sektor UMKM berkontribusi besar terhadap perekonomian.

"Tidak hanya itu, sektor UMKM juga membutuhkan bimbingan berupa pendampingan dari perbankan. Dengan begitu, daya saing para pelaku akan meningkat. Bimbingan dan arahan kepada pelaku UMKM juga merupakan kewajiban perbankan," imbuhnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Riset Terbaru Novo Nordisk:...
Riset Terbaru Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Efektif Pangkas Berat Badan
3 menit yang lalu
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
1 jam yang lalu
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026,AM MortarBangun Interaksi dengan Pelanggan
1 jam yang lalu
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
2 jam yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
3 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved