4.000 Rumah di Cirebon Segera Dialiri Gas
Rabu, 08 Oktober 2014 - 10:23 WIB
4.000 Rumah di Cirebon Segera Dialiri Gas
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM), Pemerintah Kota Cirebon, dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) secara bersama-sama meresmikan penyaluran gas bumi untuk rumah tangga di Cirebon, Jawa Barat.
Peresmian pemanfaatan gas bumi ini dilakukan oleh Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Heri Poernomo, Walikota Cirebon Ano Sutrisno dan Direktur Pengusahaan PGN Jobi Triananda Hasjim.
Pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi dan menekan subsidi BBM serta mendorong penggunaan energi yang lebih bersih.
Pembangunan jargas telah dilakukan Kementerian ESDM cq Ditjen Migas sejak tahun 2009 dan hingga saat ini telah terpasang sekitar 73.000 satuan rumah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pembangunan jargas di kota Cirebon dilakukan oleh Kementerian ESDM cq Ditjen Migas pada tahun 2012 dengan total 4.000 sambungan rumah (SR), terdiri dari 11 sektor, yaitu sektor 1 sejumlah 512 SR berada di kelurahan Kalijaga dan Harjamukti, sektor 2-8 sebanyak 2.350 SR berada di kelurahan Kalijaga.
Selain itu, sektor 9 sebanyak 384 SR berada di kelurahan Kalijaga dan Argasunya, serta sektor 10 dan 11 sejumlah 754 SR berada di kelurahan Argasunya. PGN mendapatkan penugasan dari Ditjen Migas untuk mengoperasikan jargas di 3 wilayah, yaitu Rusun Jabodetabek (5.234 SR), Kota Cirebon (4.000 SR), dan Kabupaten Bogor (4.000 SR).
"Pembangunan jargas tersebut merupakan bukti dari komitmen pemerintah untuk mendukung percepatan konversi energi ke gas bumi," kata Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Heri Poernomo dalam rilisnya, Rabu (8/10/2014).
Dia melanjutkan, penyaluran pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga di Kota Cirebon ini merupakan kelanjutan dari penyaluran pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga yang telah dilakukan oleh PGN untuk Rusun di Jabodetabek.
Sinergi antara Kementerian ESDM, PGN dan Pemkot Cirebon ini adalah kunci bagi upaya percepatan pemanfaatan gas bumi yang terus diupayakan oleh pemerintah.
"Oleh karena itu kementerian ESDM cq Ditjen Migas akan terus mendorong BUMN dan stakeholder lain, seperti pemerintah daerah untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di berbagai wilayah di Indonesia," kata Heri.
Peresmian pemanfaatan gas bumi ini dilakukan oleh Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Heri Poernomo, Walikota Cirebon Ano Sutrisno dan Direktur Pengusahaan PGN Jobi Triananda Hasjim.
Pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi dan menekan subsidi BBM serta mendorong penggunaan energi yang lebih bersih.
Pembangunan jargas telah dilakukan Kementerian ESDM cq Ditjen Migas sejak tahun 2009 dan hingga saat ini telah terpasang sekitar 73.000 satuan rumah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pembangunan jargas di kota Cirebon dilakukan oleh Kementerian ESDM cq Ditjen Migas pada tahun 2012 dengan total 4.000 sambungan rumah (SR), terdiri dari 11 sektor, yaitu sektor 1 sejumlah 512 SR berada di kelurahan Kalijaga dan Harjamukti, sektor 2-8 sebanyak 2.350 SR berada di kelurahan Kalijaga.
Selain itu, sektor 9 sebanyak 384 SR berada di kelurahan Kalijaga dan Argasunya, serta sektor 10 dan 11 sejumlah 754 SR berada di kelurahan Argasunya. PGN mendapatkan penugasan dari Ditjen Migas untuk mengoperasikan jargas di 3 wilayah, yaitu Rusun Jabodetabek (5.234 SR), Kota Cirebon (4.000 SR), dan Kabupaten Bogor (4.000 SR).
"Pembangunan jargas tersebut merupakan bukti dari komitmen pemerintah untuk mendukung percepatan konversi energi ke gas bumi," kata Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Heri Poernomo dalam rilisnya, Rabu (8/10/2014).
Dia melanjutkan, penyaluran pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga di Kota Cirebon ini merupakan kelanjutan dari penyaluran pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga yang telah dilakukan oleh PGN untuk Rusun di Jabodetabek.
Sinergi antara Kementerian ESDM, PGN dan Pemkot Cirebon ini adalah kunci bagi upaya percepatan pemanfaatan gas bumi yang terus diupayakan oleh pemerintah.
"Oleh karena itu kementerian ESDM cq Ditjen Migas akan terus mendorong BUMN dan stakeholder lain, seperti pemerintah daerah untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di berbagai wilayah di Indonesia," kata Heri.
(rna)
Lihat Juga :