Jabar Santai Hadapi Relokasi Industri ke Jateng

Rabu, 08 Oktober 2014 - 14:03 WIB
Jabar Santai Hadapi...
Jabar Santai Hadapi Relokasi Industri ke Jateng
A A A
BANDUNG - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Ferry Sofwan Arief menegaskan, kepindahan atau relokasi beberapa pelaku industri di Jabar ke Jawa Tengah karena kebijakan perusahaan.

Dia memperkirakan relokasi industri tersebut memang memiliki jaringan di daerah lain dan melakukan efisiensi.

"Relokasi ini kembali kepada holding company. Mungkin saja perusahaan yang pindah itu memiliki induk perusahaan di Jakarta. Kemudian karena alasan efisiensi, mereka relokasi ke Jateng," katanya kepada wartawan, Rabu (8/10/2014).

Dia mengakui, rencana tata ruang serta pengelolaan tenaga kerja di Jateng lebih menarik perhatian para pengusaha.

Sehingga, beberapa industri dari kawasan Barat seperti Bekasi, Karawang, dan Bogor merelokasi usahanya ke Jateng.

Sebenarnya, lanjut dia, rencana tata ruang wilayah di masing-masing daerah sudah ada.

"Forum Ekonomi Jabar juga sudah melakukan kajian untuk membuat kawasan industri baru di Majalengka. Di samping proyek pembangunan bandara di Kertajati terus dilangsungkan," paparnya.

Namun, semuanya dikembalikan lagi pada perusahaan masing-masing. Apakah Jabar masih menarik bagi mereka untuk mengembangkan kawasan industri dan menanamkan investasinya di Jabar.

Pihaknya menilai, kemungkinan rencana pengembangan perusahaan yang sudah relokasi ke Jateng itu berbeda dengan rencana pengembangan kawasan industri di Jabar.

"Kita tak perlu khawatir, karena berdasarkan informasi dari API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) sudah ada belasan perusahaan tekstil yang membebaskan lahan di Majalengka," tuturnya.

Dia mengatakan, hal ini mengindikasikan masih ada banyak perusahaan yang memiliki niat untuk mengembangkan kawasan industri di Majalengka.

Artinya, lanjut Ferry, rencana pengembangan kawasan aerocity di dekat Bandara Kertajati masih menarik minat para pengusaha.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait rencana pengembangan kawasan industri di Majalengka.

Kesiapan kabupaten/kota apa yang diinginkan pelaku industri juga terus ditingkatkan.

"Supaya ke depan makin banyak pelaku industri yang ikut membangun dan mengembangkan kawasan industri di Majalengka," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PKK Sumsel Gandeng Dinas...
PKK Sumsel Gandeng Dinas Perindustrian Fasilitasi UP2K
Kemenperin Ciptakan...
Kemenperin Ciptakan Teknologi Pengolahan Limbah Cair
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Kementerian Perindustrian...
Kementerian Perindustrian Cari Perusahaan Pencetus Teknologi Terbaik di 2022
Rekomendasi 7 Sekolah...
Rekomendasi 7 Sekolah Kedinasan di Bawah Naungan Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved