Rupiah Dibuka Terdepresiasi ke Rp12.210/USD
Jum'at, 10 Oktober 2014 - 10:05 WIB
Rupiah Dibuka Terdepresiasi ke Rp12.210/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini dibuka terdepresiasi sejalan dengan terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.210 per USD. Posisi tersebut anjlok 24 poin dibanding penutupan Kamis (9/10/2014) di level Rp12.186 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.207 per USD. Posisi ini melemah 17 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.190 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.197 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan sebelumnya di level Rp12.196 per USD.
Sementara IHSG pagi ini dibuka balik arah memerah karena ditekan sentimen negatif dari terkoreksinya bursa global. IHSG tergerus 49,78 poin atau 1% ke level 4.944,1.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp57 miliar dengan 30 juta saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp4,72 miliar. Tercatat 5 saham naik, 88 saham melemah dan 14 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.210 per USD. Posisi tersebut anjlok 24 poin dibanding penutupan Kamis (9/10/2014) di level Rp12.186 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.207 per USD. Posisi ini melemah 17 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.190 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.197 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan sebelumnya di level Rp12.196 per USD.
Sementara IHSG pagi ini dibuka balik arah memerah karena ditekan sentimen negatif dari terkoreksinya bursa global. IHSG tergerus 49,78 poin atau 1% ke level 4.944,1.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp57 miliar dengan 30 juta saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp4,72 miliar. Tercatat 5 saham naik, 88 saham melemah dan 14 saham stagnan.
(rna)