Pasar Tunggu Keberanian Jokowi Naikkan BBM Bersubsidi

Sabtu, 11 Oktober 2014 - 17:05 WIB
Pasar Tunggu Keberanian...
Pasar Tunggu Keberanian Jokowi Naikkan BBM Bersubsidi
A A A
JAKARTA - Ekonom dari Standard Chartered, Fauzi Ichsan mengatakan, usai dilantik sebagai presiden RI periode 2014-2019, kebijakan Joko Widodo (Jokowi) yang ditunggu pasar adalah keberaniannya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Karena memang inilah yang jadi patokan. Apakah Jokowi berani atau tidak ambil keputusan yang pahit demi menyelamatkan APBN," ujarnya, Sabtu (11/10/2014).

Dia mengungkapkan, hal ini lantaran tim ekonomi Jokowi telah berkomitmen tidak merevisi UU keuangan negara yang membatasi defisit APBN sebesar 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Sebab itu, mengingat defisit APBN sudah mencapai 2,5% dari PDB akibat meledaknya subsidi BBM, jalan satu-satunya untuk Jokowi dalam merealisasikan program infrastruktur adalah mengurangi subsidi.

"Sehingga penghematannya bisa digunakan untuk pembangunan proyek," jelas Fauzi. (Baca: Tiga Hal yang Dilihat Pasar di Era Pemerintahan Jokowi)

Dia menyebutkan, pasar mengharapkan kenaikan harga BBM cukup tajam. Hal ini agar penghematan signifikan digunakan untuk pembangunan proyek infrastruktur pada 2015.

"Dan tentunya sinyal yang diberikan tim ekonomi Jokowi adalah kenaikan Rp3.000. Dengan kenaikan Rp3.000 per liter itu (penghematan) sekitar 46%," jelasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Pengalihan Anggaran...
Pengalihan Anggaran Subsidi untuk Bansos Demi Menjaga Ekonomi Masyarakat
Cek Lengkap Harga BBM...
Cek Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, hingga BP per Jumat 3 Mei 2024
Kondisi Ekonomi Indonesia...
Kondisi Ekonomi Indonesia Masih DiĀ­selimuti Ketidakpastian
Awas Efek Kenaikan BBM...
Awas Efek Kenaikan BBM Pertalite, Pengamat: Target Pemulihan Ekonomi Bisa Buyar
Subsidi BBM Bikin Candu,...
Subsidi BBM Bikin Candu, Faisal Basri: Demi Kebaikan Ekonomi Hapus Bertahap
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
20 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
1 jam yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
1 jam yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
2 jam yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
11 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
11 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved