Indeks S&P dan Nasdaq Ditutup Negatif

Kamis, 16 Oktober 2014 - 09:08 WIB
Indeks S&P dan Nasdaq...
Indeks S&P dan Nasdaq Ditutup Negatif
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu setempat ditutup jatuh di tengah kekhawatiran lanjutan tentang permintaan global yang lemah.

Namun, berhasil menutup di atas posisi terendah sesi yang singkat mendorong Indeks S&P 500 dan Nasdaq ke wilayah negatif.

Sementara, penyebaran virus Ebola juga telah mengguncang pasar. Seorang perawat kedua di Texas diuji positif untuk virus Ebola, seminggu setelah Thomas Eric Duncan, pasien Ebola pertama kali didiagnosis di Amerika Serikat meninggal.

Kerugian hari itu mengancam akan menghapus keuntungan S&P 500 dan Nasdaq, dengan S&P 500 turun lebih dari 3% pada sesi rendah.

Kecepatan dan kedalaman aksi jual telah mengejutkan banyak investor, yang telah mengandalkan pada pasar menutup tahun ini dengan keuntungan setidaknya sederhana.

"Sepertinya kita berhasil melewati dengan baik tahun ini dengan hampir tidak ada volatilitas dan hampir tidak ada pergerakan. Pada bulan lalu, tiba-tiba pelaku pasar telah mengambil alih pasar saham," kata Kepala Investasi, North Star Investment Management Corp Eric Kuby di Chicago seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/10/2014).

Pada penutupan perdagangan rabu setempat, Indeks Dow Jones turun 173,45 poin atau 1,06% ke 16,141.74, Indeks S&P 500 kehilangan 15,21 poin, atau 0,81% ke 1,862.49 dan Indeks Komposit Nasdaq turun 11.85 poin atau 0,28% ke 4,215.32.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
2 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved