Didukung Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Lanjutkan Reli

Senin, 20 Oktober 2014 - 08:18 WIB
Didukung Sentimen Positif,...
Didukung Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Lanjutkan Reli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diperkirakan berpotensi akan melanjutkan reli didukung sentimen positif di pasar.

Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola morning star dekati middle bollinger band (MBB). MACD kembali mencoba golden cross dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali naik.

Menurut dia, laju IHSG diliputi sentimen positif dan membuatnya berpeluang melanjutkan kenaikannya. Tetapi, diharapkan penguatan yang terjadi tidak langsung dimanfaatkan untuk profit taking agar pelung kenaikan IHSG dapat berlanjut.

"Dan semoga sentimen politik benar-benar kondusif," kata dia, Senin (20/10/2014).

IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan berada pada rentang support 4.950-4.988 dan resisten 5.032-5.055. Laju IHSG akhir pekan lalu mampu bertahan di atas kisaran target support 4.920-4.932 dan melewati target resisten 4.955-4.981.

Dia menjelaskan, akhir pekan lalu positif bagi IHSG, di mana mampu kembali menapak di zona hijau. Pelaku pasar kembali antusias mengakumulasi saham-saham yang sehari sebelumnya melemah maupun beberapa saham yang masih menyimpan potensi kenaikan.

Laju IHSG pun mendapat angin segar setelah merespon pernyataan salah satu Kepala The Fed St Louis, yang menyampaikan masih diperlukannya program pembelian obligasi atau pemberian stimulus bagi ekonomi Amerika Serrikat (AS) untuk mengatasi rendahnya inflasi dan rilis kenaikan manufacturing dan industrial production yang dibarengi penurunan initial jobless claims.

Di sisi lain, laju IHSG pun juga secara kebetulan mendapat sentimen positif dari laju obligasi yang bergerak menguat. Selain itu, maraknya pemberitaan terkait pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo yang dinilai dapat mencairkan ketegangan politik saat ini meskipun hubungan langsung ke pasar dinilai hanya berupa sentimen sesaat yang dipaksakan berhubungan dengan pasar.

Di tengah kondisi positif tersebut, posisi asing masih tetap jualan, dengan nett sell mencapai Rp691,38 miliar atau lebih tinggi dari sehari sebelumnya Rp327,04 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
10 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
10 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
11 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
11 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved