BI Bantu Kelompok Tani Tingkatkan Produksi Padi

Senin, 20 Oktober 2014 - 10:25 WIB
BI Bantu Kelompok Tani...
BI Bantu Kelompok Tani Tingkatkan Produksi Padi
A A A
SRAGEN - Sejalan dengan tugas Bank Indonesia (BI) dalam mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, BI melalui kantor perwakilan di daerah melaksanakan kegiatan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan pendekatan klaster yang difokuskan pada komoditas terkait ketahanan pangan.

Hal ini mengingat komoditas pangan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tekanan inflasi di berbagai daerah. Bank Indonesia memberikan bantuan berupa dua unit mesin combine harvester ‎atau mesin pemanen terkombinasi kepada dua kelompok petani di Sragen.

Kedua kelaompok tani itu, yakni ‎Kelompok Tani Tani Maju di Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Sragen; dan Kelompok Tani Gemah Ripah Loh Jinawi di Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Sragen.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, mesin ini mampu melakukan tiga pekerjaan sekaligus, yakni memotong, mengumpulkan, dan merontokkan padi.

"Dengan mesin ini, diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi salah satu permasalahan. Salah satunya, banyaknya bulir padi yang hilang saat panen dilakukan secara manual," ungkap Perry di Sragen, Jawa Tengah‎, Minggu (19/10/2014).

Dia melanjutkan, ‎adanya mesin combine harvester dapat meminimalisir bulir padi yang hilang saat panen hingga 3-5%. Sementara dengan teknologi pemanenan yang tersedia sekarang, bulir padi yang hilang saat panen masih relatif tinggi, sekitar 15-20%.

Dua mesin tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani, sehingga mampu melakukan panen dengan lebih efektif dan efisien, dan akhirnya dapat meningkatkan produktivitas hasil panen.

Mengingat kebutuhan beras nasional didominasi oleh jenis beras konvensional (non organik dan semi organik), sementara padi organik hanya memiliki segmen konsumen yang sangat terbatas, maka kegiatan pengembangan klaster usaha padi dalam rangka pengembangan klaster ketahanan pangan tersebut dilaksanakan dengan sasaran pada lokasi pusat penghasil padi konvensional.

Menurutnya, pendekatan klaster yang diterapkan dalam pengembangan usaha komoditas pangan terbukti mampu membantu meningkatkan produksi komoditas tersebut.

"Tahun ini dengan keberhasilan klaster, kita lakukan fokus pada 5 komoditas, seperti cabai merah, bawang merah, beras, daging, serta peternakan (ayam dan telor) dan itu serentak dilakukan di seluruh kantor perwakilan di Indonesia dan produksi juga serentak meningkat," tukasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved