Kenaikan BBM Tak Jadi Prioritas Bambang

Senin, 27 Oktober 2014 - 19:52 WIB
Kenaikan BBM Tak Jadi...
Kenaikan BBM Tak Jadi Prioritas Bambang
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengaku bahwa kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bukan menjadi prioritas utama yang harus dilakukan dalam waktu dekat ini. Program yang harus dilakukan saat ini adalah menjaga ketahanan ekonomi di tahun 2015.

"Semua urgent, tapi yang paling penting adalah besarnya. Besarnya adalah menjaga ketahanan ekonomi kita di tahun 2015 itu yang paling penting. Karena kita juga ingin pertumbuhan tidak terkoreksi terlalu dalam," ujar Bambang di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (26/10/29014).

Lebih lanjut dia mengatakan, kenaikan BBM subsidi pun juga tidak menjadi topik yang dibicarakan dalam sidang kabinet yang diadakan pagi tadi.

"Pokoknya kita tidak membahas dulu mengenai itu karena memang itu belum menjadi pembahasan di sidang kabinet," jelas dia.

Dirinya pun mengaku belum ada pembicaraan mengenai strategi untuk mengantisipasi gejolak pasca kenaikan tersebut. Sebab, harus dilihat terlebih dahulu perkembangannya jika BBM jadi dinaikkan tahun ini.

"Kita belum membahas. Nanti dilihat saja bagaimana perkembangannya. Tidak ada yang bila jadi atau tidak. Pokoknya kita lihat perkembangan," pungkas dia.

(Baca: Bambang Tetap Lanjutkan Program Menkeu Terdahulu)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved