Ini Cara Mendag Genjot Ekspor

Selasa, 28 Oktober 2014 - 10:15 WIB
Ini Cara Mendag Genjot...
Ini Cara Mendag Genjot Ekspor
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengaku, banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan di sektor perdagangan Indonesia, salah satunya ekspor.

Salah satunya, menggenjot ekspor untuk meningkatkan neraca perdagangan. Untuk menggenjot ekspor, pabrik-pabrik di Indonesia sebenarnya memiliki kendala, yakni inefisiensi yang cukup besar.

Menurutnya, ada tiga inefisiensi saat ini yang berkecamuk di pabrik-pabrik Indonesia.

"Contohnya, ada satu perusahaan yang saya datangi punya ekspor USD27 juta. Untuk menjaga ekspornya, dia harus menyimpan stok bahan baku enam bulan. Kalau dia menyimpan enam bulan, berarti dia harus punya lahan untuk menyimpan enam bulan, berarti inefisiensi," jelasnya di Jakarta, Senin (27/10/2014) malam.

Untuk inefisiensi yang kedua, lanjut dia, terkait beberapa pabrik yang harus meminjam uang dari bank. Inefisiensi ketiga, pabrik juga harus memiliki mesin agar bisa melanjutkan usaha mereka, padahal hal itu menelan biaya dan waktu tak sedikit.

Inefisiensi ini yang nantinya akan membuat produk-produk ekspor Indonesia masih tertinggal dari negara seperti Vietnam yang tidak lebih kaya bahan bakunya dari Indonesia.

"Karena itu, kita coba menekan inefisiensi mereka, misalnya dengan membuat trading house, sehingga mereka tak perlu pusing. Sudah ada jaminan," pungkas Rachmat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
37 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved