Laba Bersih Kimia Farma Tumbuh 18% Jadi Rp143,8 M

Selasa, 28 Oktober 2014 - 10:50 WIB
Laba Bersih Kimia Farma...
Laba Bersih Kimia Farma Tumbuh 18% Jadi Rp143,8 M
A A A
JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) hingga kuartal III tahun ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp143,83 miliar, tumbuh 18,43% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp121,45 miliar.

Laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan, Selasa (28/10/2014) menunjukkan bahwa naiknya laba bersih tersebut didukung melonjaknya penjualan bersih sekitar 9,22% menjadi Rp3,08 triliun dibanding kuartal III tahun lalu senilai Rp2,82 triliun.

Naiknya angka penjualan diiikuti dengan bertambahnya beban pokok penjualan menjadi Rp2,14 triliun dari Rp1,95 triliun. Sementara beban usaha meningkat menjadi Rp762,21 miliar dari Rp713,34 miliar.

Kendati demikian, beban kurs berhasil dikurangi mencapai 77,86% menjadi Rp974,12 juta dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,40 miliar dan pendapatan lainnya meningkat menjadi Rp36,91 miliar dari Rp27,14 miliar.

Laba tahun berjalan hingga akhir September 2014 tercatat sebesar Rp145,15 miliar, tumbuh 19% dibanding akhir September 2013 senilai Rp121,95 miliar. Adapun laba per saham dasar bersih naik menjadi Rp25,90 per lembar dari Rp21,87 per lembar.

Total aset perusahaan per akhir bulan lalu mencapai Rp2,74 triliun, dengan total utang Rp1,03 triliun. Jumlah itu naik dibanding akhir tahuh lalu, di mana aset perusahaan tercatat senilai Rp2,47 triliun, dengan total utang Rp847,58 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Partai Gelora Kritik...
Partai Gelora Kritik Bos Kimia Farma Tolak Minta Maaf Kasus Antigen Bekas
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved