Wall Street Menguat Didukung Pertumbuhan Ekonomi AS
Jum'at, 31 Oktober 2014 - 09:03 WIB
Wall Street Menguat Didukung Pertumbuhan Ekonomi AS
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berhasil menguat didukung positifnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pada kuartal III tahun ini.
Produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh 3,5% pada kuartal ketiga, mengalahkan ekspektasi. Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa tunjangan pengangguran naik sedikit pada pekan lalu untuk kali pertama, tapi tren yang mendasarinya berada pada tingkat terendah sejak Mei 2000. Ini menunjukkan kekuatan pada pasar tenaga kerja.
Sentimen positif lainnya yang mendukung kenaikan bursa adalah positifnya kinerja emiten pada kuartal III tahun ini, termasuk Visa yang hampir menyumbang 140 poin untuk indeks Dow Jones.
Saham Visa (VN) melonjak 10,2% menjadi USD236,65, dan merupakan pendorong terbesar indeks Dow dan S&P 500, sehari setelah melaporkan laba di atas ekspektasi.
Meski data ekonomi positif dan pernyataan Federal Reserve (The Fed) pada Rabu lalu yang menunjukkan ekonomi AS menguat, namun kenaikan indeks S&P 500 dipimpin sektor kesehatan dan utilitas, yang merupkan sektor tradisional defensif. Saham sektor kesehatan (SPXHC) dan utilitas (SPLRCU), di mana keduanya naik hampir 20% secara year to date.
"Akhir tahun ini kemungkinan besar saham berforma buruk akan dijual dan membeli saham berforma baik," kata Kepala Strategi Pasar di Wunderlich Securities Art Hogan seperti dilansir dari Reuters, Jumat (31/10/2014).
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 221,11 poin atau 1,3% ke 17.195,42; indeks S&P 500 naik 12,35 poin atau 0,62%, ke 1.994,65; dan Nasdaq Composite bertambah 16,91 poin atau 0,37% ke 4.566,14.
Produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh 3,5% pada kuartal ketiga, mengalahkan ekspektasi. Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa tunjangan pengangguran naik sedikit pada pekan lalu untuk kali pertama, tapi tren yang mendasarinya berada pada tingkat terendah sejak Mei 2000. Ini menunjukkan kekuatan pada pasar tenaga kerja.
Sentimen positif lainnya yang mendukung kenaikan bursa adalah positifnya kinerja emiten pada kuartal III tahun ini, termasuk Visa yang hampir menyumbang 140 poin untuk indeks Dow Jones.
Saham Visa (VN) melonjak 10,2% menjadi USD236,65, dan merupakan pendorong terbesar indeks Dow dan S&P 500, sehari setelah melaporkan laba di atas ekspektasi.
Meski data ekonomi positif dan pernyataan Federal Reserve (The Fed) pada Rabu lalu yang menunjukkan ekonomi AS menguat, namun kenaikan indeks S&P 500 dipimpin sektor kesehatan dan utilitas, yang merupkan sektor tradisional defensif. Saham sektor kesehatan (SPXHC) dan utilitas (SPLRCU), di mana keduanya naik hampir 20% secara year to date.
"Akhir tahun ini kemungkinan besar saham berforma buruk akan dijual dan membeli saham berforma baik," kata Kepala Strategi Pasar di Wunderlich Securities Art Hogan seperti dilansir dari Reuters, Jumat (31/10/2014).
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 221,11 poin atau 1,3% ke 17.195,42; indeks S&P 500 naik 12,35 poin atau 0,62%, ke 1.994,65; dan Nasdaq Composite bertambah 16,91 poin atau 0,37% ke 4.566,14.
(rna)
Lihat Juga :