ICBP Bukukan Laba Bersih hingga Kuartal III Rp2 T
Jum'at, 31 Oktober 2014 - 11:21 WIB
ICBP Bukukan Laba Bersih hingga Kuartal III Rp2 T
A
A
A
JAKARTA - Anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) hingga akhir kuartal III/2014 membukukana laba bersih sebesar Rp2,07 triliun atau naik 11,6% dibanding periode yang sama 2013 sebesar
Adapun laba per saham pada akhir September tahun ini meningkat menjadi Rp355 per lembar dibanding akhir September 2013 senilai Rp318 per lembar.
Naiknya laba bersih perusahaan didukung bertambahnya penjualan bersih konsolidasi sebesar 20,7% menjadi Rp22,78 triliun dari akhir kuartal III tahun lalu sebesar Rp18,88 triliun.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan, divisi mi instan memberi kontribusi sebesar 66% terhadap penjualan bersih konsolidasi, diikuti dairy sebesar 17%, makanan ringan dan minuman sama-sama 6%, penyedap makanan 3%, serta nutrisi dan makanan khusus 2%.
"ICB mencatatkan kinerja yang baik pada periode sembilan bulan 2014 di tengah kondisi ekonomi makro yang penuh tantangan serta melambatnya industri makanan dan minuman," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/10/2014).
Dengan capaian positif pada pendapatan dan laba bersih hingga akhir September lalu, dia menegaskan, perseroan akan terus mempertajam strategi menghasilkan kinerja yang berkesinambungan melalui upaya pengembangan berkelanjutan demi menghadapi tantangan dan menangkap peluang ke depan.
Adapun laba per saham pada akhir September tahun ini meningkat menjadi Rp355 per lembar dibanding akhir September 2013 senilai Rp318 per lembar.
Naiknya laba bersih perusahaan didukung bertambahnya penjualan bersih konsolidasi sebesar 20,7% menjadi Rp22,78 triliun dari akhir kuartal III tahun lalu sebesar Rp18,88 triliun.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan, divisi mi instan memberi kontribusi sebesar 66% terhadap penjualan bersih konsolidasi, diikuti dairy sebesar 17%, makanan ringan dan minuman sama-sama 6%, penyedap makanan 3%, serta nutrisi dan makanan khusus 2%.
"ICB mencatatkan kinerja yang baik pada periode sembilan bulan 2014 di tengah kondisi ekonomi makro yang penuh tantangan serta melambatnya industri makanan dan minuman," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/10/2014).
Dengan capaian positif pada pendapatan dan laba bersih hingga akhir September lalu, dia menegaskan, perseroan akan terus mempertajam strategi menghasilkan kinerja yang berkesinambungan melalui upaya pengembangan berkelanjutan demi menghadapi tantangan dan menangkap peluang ke depan.
(rna)
Lihat Juga :