Produksi Batu Bara Adaro Capai 41,9 Juta Ton

Jum'at, 31 Oktober 2014 - 14:26 WIB
Produksi Batu Bara Adaro...
Produksi Batu Bara Adaro Capai 41,9 Juta Ton
A A A
JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) hingga akhir September tahun ini memproduksi batu bara mencapai 41,9 juta ton, bertambah 8% dibanding September tahun lalu sebanyak 38,67 juta ton.

Produksi batu bara tersebut disumbang dari area tambang Tutupan sebanyak 32,15 juta ton, naik 11% dari 28,98 juta ton; tambang Paringin sebanyak 4,66 juta ton, naik 15% dari 4,05 juta ton.

Selain itu, dari tambang Wara sebanyak 4,5 juta ton, turun 20% dari 5,64 juta ton, dan Balangan sebanyak 0,59 juta ton. Sementara selama kuartal III saja, perseroan memproduksi 14,03 juta ton batu bara.

"Dengan demikian, perseroan berada pada posisi tepat untuk mencapai panduan produksi yang telah ditetapkan pada kisaran 54 juta-56 juta ton pada tahun ini," kata Head of Investor relations & Corporate Secretary Adaro Cameron Tough dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/10/2014).

Meningkatnya produksi batu bara perusahaan seiring dengan bertambahnya volume penjualan sebesar 9% menjadi 42,37 juta ton dibanding akhir kuartal III tahun lalu sebanyak 39,11 juta ton.

Dia menjelaskan, batu bara produksi Balangan diminati berbagai konsumen. Perseroan telah menjual 0,33 juta ton ke pelanggan di India dan Thailand pada kuartal III/2014.

Menurut dia, meski harga batu bara terus melemah, namun perseroan tetap menghasilkan kinerja relatif baik dan bertahan di posisi tepat untuk mencapai target yang telah ditetapkan tahun ini dan tujuan jangka panjang demi menciptakan nilai maksimum berkelanjutan dari batu bara Indonesia.

"Adaro fokus terhadap pengurangan biaya, peningkatan efisiensi, dan produktivitas di setiap rantai pasokan batu bara," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boy Thohir Menjaga Performa...
Boy Thohir Menjaga Performa Bisnis Adaro di Tengah Pandemi
6 Jurusan Kuliah yang...
6 Jurusan Kuliah yang Dibutuhkan PT Adaro Minerals, Perusahaan dengan Saham Tercuan 2022
Adaro Optimistis Permintaan...
Adaro Optimistis Permintaan Batu Bara Meningkat hingga Akhir Tahun
1.000 Konsentrator Oksigen,...
1.000 Konsentrator Oksigen, Dukungan Adaro untuk Penanganan Covid-19
Boy Thohir dan Keluarganya...
Boy Thohir dan Keluarganya Borong 7,3 Juta Lembar Saham AADI
Waduh, Usai RUPST Akun...
Waduh, Usai RUPST Akun Instagram Adaro Energy Lenyap! Nyaris Seminggu Tak Bisa Diakses
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved